
Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution. (Istimewa)
JawaPos.com - Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution viral di media sosial (medsos). Dalam sejumlah unggahan, disebutkan bahwa Bobby melakukan razia kendaraan operasional berplat luar Sumut. Termasuk yang berasal dari Aceh. Namun, menantu Presiden ke-7 Indonesia Joko Widodo itu membantah melakukan razia.
Dikutip dari laman resmi Diskominfo Sumut pada Selasa (30/9), Bobby menyampaikan bahwa informasi yang viral di medsos terjadi saat dirinya melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Langkat. Dia membantah melakukan razia dan memastikan bahwa saat itu tidak ada razia atau penindakan apapun. Dia menghentikan tiga truk untuk memeriksa tonase kendaraan truk tersebut.
”Tiga kendaraan yang kita hentikan itu semua bermasalah di-tonase. Kebetulan salah satunya berplat luar Sumut. Jadi sekalian kita sampaikan imbauan, tidak ada razia atau penilangan,” ungkap Bobby.
Orang nomor satu di Sumut itu pun menyampaikan bahwa pemeriksaan dilakukan karena jalanan di Langkat rusak. Bobby menegaskan, kebijakan yang diambil oleh Pemerintah Daerah (Pemda) Sumut untuk kepentingan masyarakat Sumut. Dia ingin melakukan optimalisasi PAD Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), khususnya dari kendaraan operasional perusahaan.
Tujuannya agar Pemerintah Daerah (Pemda) Sumut lebih leluasa memperbaiki jalan, membangun infrastruktur, dan meningkatkan pelayanan publik di Sumut. Karena itu, Bobby mengimbau seluruh kendaraan operasional perusahaan yang berdomisili atau beraktivitas di wilayah Sumut menggunakan plat BK atau BB. Menurut dia itu penting agar PKB kendaraan tersebut masuk ke Sumut.
”Sekali lagi, tidak ada razia kendaraan berplat luar. Ini murni sosialisasi dan edukasi, agar perusahaan yang berdomisili di Sumut bersama-sama mendukung pembangunan daerah,” tegasnya.
Melalui kebijakan itu, Bobby menilai pendapatan Pemda Sumut dari PKB bisa lebih optimal. Sehingga bisa digunakan untuk pembangunan infrastruktur dan peningkatan pelayanan publik di Sumut. Menurut dia, upaya optimalisasi pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor PKB semakin mendesak. Apalagi dana transfer dari Pemerintah Pusat mengalami efisiensi.
”Kalau perusahaan domisilinya di Sumut, tetapi kendaraan operasionalnya masih pakai plat luar, pajaknya tidak masuk ke Sumut. Padahal jalan yang mereka lalui dibangun dari APBD kita. Jadi, kami mengimbau agar segera menyesuaikan plat kendaraan sesuai domisili,” ungkap dia. (*/)
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Fenerbahce vs Lyon di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027, Tuan Rumah Dilarang Kalah!
Prediksi Skor Dinamo Zagreb vs Viking di Liga Champions: Skuad Modri Datang dengan Modal Bagus!
Prediksi Levski Sofia vs AEK Athens: Misi Besar Tuan Rumah Kembali ke UCL Usai Absen 2 Dekade
Prediksi Skor Vietnam vs Malaysia Leg 2 Semifinal AFF 2026: The Golden Star Warriors Menuju Final!
Profil Putri Juficha, Miss Earth Indonesia 2025 yang Meninggal di Usia Muda
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche: Comeback The Blue and Whites di La Liga Bakal Sengit!
BEM UI dan Puluhan Aliansi Mahasiswa Bakal Gelar Demo Besar di Bundaran HI Besok, Ini 8 Tuntutannya
Ada Andik Vermansah Hingga Leo Lelis, 6 Mantan Pemain Persebaya Memperkuat Tim Promosi
Prediksi Skor Thailand vs Singapura: Gajah Perang Selangkah Lagi ke Final Piala AFF 2026!
Prediksi Skor Slovan Bratislava vs Celje di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027
