Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 11 September 2025 | 23.29 WIB

Banjir di Bali Terjadi Lebih di 120 Titik, Kota Denpasar Terbanyak dengan 81 Lokasi

Suasana bangunan rumah banjir di Jalan Sulawesi, Denpasar, Bali, Rabu (10/9/2025). (Bayu Sastra Negari/ Radar Bali) - Image

Suasana bangunan rumah banjir di Jalan Sulawesi, Denpasar, Bali, Rabu (10/9/2025). (Bayu Sastra Negari/ Radar Bali)

JawaPos.com - Banjir dan tanah longsor tentah melanda Kabupaten/Kota di Provinsi Bali sejak Rabu (10/9) kemarin. Bahkan, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan hingga Kamis (11/9) pukul 10.00 WITA, sebanyak 14 orang meninggal dunia dan dua lainnya masih dalam pencarian.

“Banjir ini disebabkan curah hujan yang sangat tinggi. Yang hilang 2 orang. Dilakukan pencarian tim gabungan sampai jam 7 malam (kemarin). Dicari lagi oleh tim gabungan,” kata Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto di Gedung Jaya Sabha, Rumah Jabatan Gubernur Bali. 

Seperti dilansir dari Radar Bali (Jawa Pos Group), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bali mencatat lebih dari 120 titik banjir. Kota Denpasar sendiri menjadi wilayah paling terdampak dengan 81 titik banjir.

Adapun Kabupaten Gianyar menyumbang 14 titik, Badung 12 titik, Tabanan 8 titik, Karangasem dan Jembrana masing-masing 4 titik, serta Klungkung di Kecamatan Dawan.

Tak hanya banjir, bencana alam tanah longsor juga terjadi di sejumlah daerah. Terdapat 12 titik longsor di Karangasem, 5 titik di Gianyar, dan 1 titik di Badung.

Teruntuk korban jiwa, BNPB melaporkan korban jiwa terbanyak berada di Denpasar, yakni 8 orang. Dilanjutkan dengan Gianyar yang mencatat 3 korban meninggal, Jembrana 2 orang, dan Badung 1 orang. Dua warga yang masih hilang sendiri berasal dari Kota Denpasar.

Hingga kini, masih banyak warga yang mengungsi, tercatat sebanyak 562 orang, dengan rincian 327 warga di Jembrana dan 235 warga di Denpasar. Fasilitas umum seperti sekolah, balai desa, musala, dan banjar pun dialihfungsikan sebagai tempat pengungsian sementara.

Tak tinggal diam, BNPB turut mengerahkan 600 personel gabungan demi membantu pencarian dan penanganan. Sejumlah dukungan logistik pun disalurkan, dari 200 lembar selimut, 200 lembar matras, 300 paket sembako, 50 unit tenda keluarga dan 2 unit tenda pengungsi.

Bahkan BNPB juga menurunkan perahu karet yang dilengkapi dengan mesin serta tiga unit pompa air. Hingga saat ini, upaya pencarian terhadap korban yang hilang masih dilakukan. 

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore