
Aksi demontrasi di DPRD Temanggung yang sempat ricuh pada Senin (1/9/2025). (DEVI KHOFIFATUR RIZQI/ JAWA POS RADAR MAGELANG)
JawaPos.com - Rentetan demonstrasi juga terjadi di DPRD Temanggung, Jawa Tengah pada Senin (1/9). Pada pukul 18.00 WIB, para demonstran tampak belum meninggalkan area lokasi.
Seperti dilansir dari Radar Magelang (Jawa Pos Group) para demonstran masih berkeliaran di sekitar Alun-alun Temanggung, area gedung DPRD Temanggung, hingga ke sejumlah ruas jalan, dan markas PMI Temanggung.
Bahkan, pendemo turut membakar water barrier di lingkungan Alun-alun Temanggung. Alhasil, demi menenangkan massa, para petugas menembakkan gas air mata berkali-kali untuk mengusir pendemo. Namun, para demonstran pun memasuki gang-gang rumah warga.
Pantauan di area markas PMI, sejumlah demonstran tampak meminta bantuan karena sesak napas akibat gas air mata.
Di lokasi lain tepatnya di Jalan Dr Wahidin, para demonstran terlihat menantang petugas. Alhasil, petugas kembali menembakkan gas air mata. Sayangnya, warga di sekitar lingkungan tersebut terkena imbas.
"Ini kacau. Gas air mata masuk ke kampung-kampung. Bikin sesak napas warga," kata Adi, warga sekitar.
Hal serupa juga dikatakan oleh seorang demonstran berinisial N. Dirinya mengaku mengikuti aksi ini karena awalnya untuk menyuarakan aspirasi kepada wakil rakyat dan bupati. Namun, karena situasi berubah tidak kondusif, pemuda 22 tahun ini menyelamatkan diri ke markas PMI.
"Belum bisa pulang. Padahal saat orasi damai. Itu yang lempar-lempar batu juga botol itu anak-anak. Bocil-bocil yang saya nggak tahu dari mana," akunya.
Sementara itu, jajaran forkopimda termasuk bupati, ketua DPRD, kapolres, dandim Temanggung, memang menemui aksi massa di depan kantor DPRD Temanggung sekitar pukul 14.25 WIB.
“Hari ini kami akan mendengarkan aspirasi kawan-kawan semua," ujar Ketua DPRD Temanggung, Yunianto, di hadapan demonstran.
Bupati Temanggung Agus Setyawan sendiri pun menyatakan siap mendengarkan aspirasi rakyat Temanggung. Dia menyebut akan berjalan bersama-sama mengawal kebijakan yang pro rakyat.
“Kita akan bersama-sama mengawal kebijakan yang prorakyat. Dan mari kita berembug bersama agar ada titik temu sesuai yang diharapkan," tegas bupati.
Meski sudah ditemui oleh jajaran forkopimda, massa tetap ingin merangsek dan membobol gerbang kantor DPRD. Sehingga, petugas terpaksa menembakkan gas air mata ke demonstran.

Prediksi Skor Persib Bandung vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Maung Bandung Masih Terlalu Perkasa?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Ikhwan Ali Tanamal Resmi Gabung Persib Bandung, Siap Bekerja Keras Rebut Tempat di Tim Utama
Prediksi Skor DPMM FC vs Tampines Rovers di Piala Presiden 2026: Misi Dalberto Tebar Pesona di Klub Baru!
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
An Se Young Mundur dari China Open 2026 karena Cedera, Fokus Pulihkan Kondisi Jelang Kejuaraan Dunia
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
Mengulas Dugaan Kejanggalan Argentina di Final Piala Dunia 2026, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Eks Bek Persib dan Persija Erik Setiawan Jadi Perbincangan Setelah Tuduhan Mantan Istrinya Viral
