Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 1 September 2025 | 06.25 WIB

Gubernur Dedi Mulyadi Janji Bantu Korban Kericuhan Bandung: 10 Motor Baru dan Rumah Makan Dibangun Lagi

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menemui langsung massa aksi di depan gedung DPRD Jawa Barat, Jumat (30/8). (Radar Bandung/ JPG) - Image

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menemui langsung massa aksi di depan gedung DPRD Jawa Barat, Jumat (30/8). (Radar Bandung/ JPG)

JawaPos.com - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, memastikan pemerintah tidak tinggal diam atas kericuhan dalam aksi unjuk rasa di Kota Bandung, Jumat malam (29/8). Ia menegaskan akan memberikan bantuan bagi warga yang terdampak. Mulai dari pengadaan sepeda motor baru hingga pembangunan kembali rumah makan yang terbakar.

Dedi menyebut, sedikitnya 10 unit sepeda motor baru akan diberikan kepada korban. Selain itu, rumah makan yang habis terbakar dalam insiden tersebut juga akan segera dibangun kembali.

"Kami menyiapkan bantuan untuk membeli 10 unit sepeda motor baru. Begitu juga rumah makan yang dibakar akan kami bantu untuk secepatnya dibangun kembali," ujar Dedi Mulyadi 

Tak hanya itu, Pemprov Jawa Barat juga akan menjamin penghasilan karyawan rumah makan selama proses pemulihan agar mereka tetap bisa bertahan. "Kami berupaya memastikan tidak ada rakyat yang mengalami kesulitan lebih lanjut akibat insiden ini," tegasnya.

Kerusuhan ini dipicu oleh aksi solidaritas terhadap Affan Kurniawan, pengemudi ojek daring yang meninggal setelah tertabrak kendaraan taktis Brimob saat demonstrasi di Jakarta Pusat, Kamis (28/8). Sayangnya, aksi itu berujung pada penyerangan fasilitas umum, pembakaran rumah makan, serta perusakan sejumlah kendaraan.

Dedi mengingatkan masyarakat untuk tetap menyalurkan aspirasi secara damai dan tidak terjebak provokasi. Menurutnya, banyak peserta aksi justru tidak paham situasi sepenuhnya dan hanya ikut-ikutan. Bahkan, pihak yang diduga sengaja memicu kerusuhan menghilang menjelang pagi.

"Mereka yang rusuh itu hilang menjelang pagi. Selain itu, mereka juga terorganisasi sehingga yang menjadi korban adalah mereka yang tidak tahu apa-apa, seperti yang sungguh-sungguh menyuarakan aspirasi, yang menjadi garda terdepan, serta pengendara motor," ungkapnya.

KDM menegaskan sikap tegas terhadap aksi anarkis yang merugikan masyarakat luas. Ia meminta warga Jawa Barat untuk menjaga kebersamaan di tengah situasi penuh ketegangan ini.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore