Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 30 Agustus 2025 | 22.26 WIB

Tradisi Pacu Jalur Viral, Kini Masuk ke Dunia Game lewat PUBG Mobile

Viral tradisi Pacu Jalur memikat minat banyak kalangan bahkan hingga ke mancanegara. (Istimewa) - Image

Viral tradisi Pacu Jalur memikat minat banyak kalangan bahkan hingga ke mancanegara. (Istimewa)

JawaPos.com-Tradisi Pacu Jalur dari Riau yang belakangan viral dan menyita perhatian dunia kini memasuki babak baru, hadir di ekosistem game global.

Festival Pacu Jalur 2025 yang digelar di Tepian Narosa, Teluk Kuantan, Riau (20–24 Agustus) tak hanya jadi ajang kebanggaan masyarakat setempat, tetapi juga menarik perhatian PUBG Mobile, salah satu game battle royale terbesar di dunia.

Untuk pertama kalin PUBG Mobile ikut serta secara langsung dengan memberikan dukungan operasional kepada empat tim yang berlaga. Yakni Lompatan Keramat Panjang, Rajo Bujang, Limbago Sati Rantau Kuantan, dan Ngiang Kuantan Cahayo Nagori. 

Kehadiran maskot ikonik Lone Survivor di lokasi festival bahkan sempat mencuri perhatian penonton. Sekaligus menandai momen pertemuan unik antara budaya tradisional dan dunia digital.

Salah satu tim, Limbago Sati Rantau Kuantan, berhasil melaju hingga babak final dan menempati posisi ke-9. Herdianto, Bendahara tim, mengaku bangga sekaligus terharu. 

“Dukungan PUBG Mobile membuat kami lebih percaya diri di jalur. Saya pribadi bangga budaya Pacu Jalur bisa dikenal lebih luas melalui brand global. Semoga ini langkah awal agar tradisi kita mendunia,” ujar Herdianto.

Pihak PUBG Mobile menegaskan bahwa partisipasi ini bukan sekadar seremonial. Adi Eka Putra, Project Manager PUBG Mobile Indonesia, menyebut nilai sportivitas Pacu Jalur sejalan dengan filosofi game tersebut. 

“Semangat juang, kerjasama tim, dan rasa hormat terhadap tradisi adalah nilai yang sama-sama kami junjung. PUBG Mobile ingin menunjukkan bahwa semangat permainan tidak hanya hidup di dunia virtual, tapi juga nyata di tengah masyarakat,” jelas Adi.

Fenomena Pacu Jalur sendiri semakin mencuri perhatian publik setelah video-video festival mendunia di media sosial. Tradisi balap perahu kayu raksasa yang dijalankan puluhan pendayung ini dianggap unik, spektakuler, sekaligus memiliki nilai budaya tinggi. 

Kolaborasi dengan PUBG Mobile membuat warisan budaya Riau tersebut semakin punya tempat di mata generasi muda dan komunitas global.

Tak hanya di Riau, langkah PUBG Mobile merangkul budaya lokal juga konsisten dilakukan di Indonesia. Sebelumnya, game ini menggandeng musisi populer seperti Rich Brian, Bernadya, Weird Genius, dan bahkan ikon kuliner Bebek Carok.

Indonesia tercatat sebagai salah satu pasar terpenting PUBG Mobile, terbukti dengan kepercayaan menjadi tuan rumah turnamen esports internasional seperti 2022 PMGC, 2024 PMSL SEA Fall, dan 2025 PMSL SEA Summer.

Di tengah perayaan budaya dan sportivitas Pacu Jalur, PUBG Mobile juga merilis fitur anyar yang ditunggu komunitas, Super Smooth Graphics. Teknologi ini diklaim mampu mengurangi lag hingga 50 persen serta meningkatkan stabilitas frame rate di semua perangkat, menjanjikan pengalaman bermain lebih mulus sekaligus hemat baterai.

Dengan masuknya Pacu Jalur ke panggung global lewat kolaborasi budaya dan teknologi, tradisi lokal Indonesia menunjukkan potensinya sebagai kekuatan baru dalam diplomasi budaya digital.

Sebuah bukti bahwa warisan nenek moyang bisa tetap hidup, bahkan di layar smartphone miliaran orang di seluruh dunia.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore