
Massa yang mengatasnamakan ‘Aliansi Santri Nahdliyyin Yogyakarta
JawaPos.com - Massa yang mengatasnamakan ‘Aliansi Santri Nahdliyyin Yogyakarta' menggelar unjuk rasa di pertigaan Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga (UIN SUKA). Mereka meluapkan kekecewaan atas kedatangan Peter Berkowitz yang memberikan perkuliahan di Akademi Kepemimpinan Nasional Nahdlatul Ulama (AKN NU).
Massa menilai tindakan ini tidak menunjukan empati terhadap penderitaan rakyat Palestina. Hal ini bertentangan dengan sikap NU. Bahkan Kiai Hasyim Asy’ari dalam moment khutbah iftitah Kongres para Ulama menegaskan momentun hari Mi’raj, bulan Rajab 1358 Hijriah sebagai ‘hari Palestina’.
Thoha, salah satu orator mempertanyakan sikap PBNU karena bisa mengundang Peter. Seharusnya mereka melakukan pengecekan secara teliti.
“Mungkin hati nuraninya sudah mati. Tidak lagi bercahaya untuk bisa melihat kebenaran yang terjadi di Palestina. Kita para santri nahdliyyin menjadi sangat berduka,” kata Thoha dalam orasinya, Jumat (28/8).
Unjuk rasa, yang dimulai sekitar pukul 14:15 WIB. Massa merasa resah atas kunjungan yang dilakukan tokoh pro zionis dalam pengkaderan di PBNU.
Meski sudah ada permintaan maaf dari Ketua Umum PBNU Yahya Qholil Staquf terkait kedatangan Peter, tidak semata-mata membuat massa puas.
“Menyayangkan kecerobohan Yahya Cholil Staquf dan jajaran PBNU yang telah mengundang agen-agen zionis Israel kedalam pengkaderan AKN PBNU. Hal itu, melukai hati Santri dan Nahdliyyin,” ujar Thoha.
Sebelumnya, Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf sudah meminta maaf atas kedatangan Peter. Dia mengakui terjadi kelalaian sehingga hal ini bisa terjadi.
“Saya mohon maaf atas kekhilafan dalam mengundang Peter Berkowitz tanpa memperhatikan latar belakang zionisnya. Hal ini terjadi semata-mata karena kekurang cermatan saya dalam melakukan seleksi dan mengundang nara sumber,” ujar Yahya.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
