Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 30 Agustus 2025 | 02.59 WIB

Imbas Kedatangan Peter Berkowitz, Satri Nahdliyyin Yogyakarta Gelar Demo Ungkap Kekecewaan

Massa yang mengatasnamakan ‘Aliansi Santri Nahdliyyin Yogyakarta - Image

Massa yang mengatasnamakan ‘Aliansi Santri Nahdliyyin Yogyakarta

JawaPos.com - Massa yang mengatasnamakan ‘Aliansi Santri Nahdliyyin Yogyakarta' menggelar unjuk rasa di pertigaan Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga (UIN SUKA). Mereka meluapkan kekecewaan atas kedatangan Peter Berkowitz yang memberikan perkuliahan di Akademi Kepemimpinan Nasional Nahdlatul Ulama (AKN NU).

Massa menilai tindakan ini tidak menunjukan empati terhadap penderitaan rakyat Palestina. Hal ini bertentangan dengan sikap NU. Bahkan Kiai Hasyim Asy’ari dalam moment khutbah iftitah Kongres para Ulama menegaskan momentun hari Mi’raj, bulan Rajab 1358 Hijriah sebagai ‘hari Palestina’.

Thoha, salah satu orator mempertanyakan sikap PBNU karena bisa mengundang Peter. Seharusnya mereka melakukan pengecekan secara teliti.

“Mungkin hati nuraninya sudah mati. Tidak lagi bercahaya untuk bisa melihat kebenaran yang terjadi di Palestina. Kita para santri nahdliyyin menjadi sangat berduka,” kata Thoha dalam orasinya, Jumat (28/8).

Unjuk rasa, yang dimulai sekitar pukul 14:15 WIB. Massa merasa resah atas kunjungan yang dilakukan tokoh pro zionis dalam pengkaderan di PBNU.

Meski sudah ada permintaan maaf dari Ketua Umum PBNU Yahya Qholil Staquf terkait kedatangan Peter, tidak semata-mata membuat massa puas.

“Menyayangkan kecerobohan Yahya Cholil Staquf dan jajaran PBNU yang telah mengundang agen-agen zionis Israel kedalam pengkaderan AKN PBNU. Hal itu, melukai hati Santri dan Nahdliyyin,” ujar Thoha.

Sebelumnya, Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf sudah meminta maaf atas kedatangan Peter. Dia mengakui terjadi kelalaian sehingga hal ini bisa terjadi.

“Saya mohon maaf atas kekhilafan dalam mengundang Peter Berkowitz tanpa memperhatikan latar belakang zionisnya. Hal ini terjadi semata-mata karena kekurang cermatan saya dalam melakukan seleksi dan mengundang nara sumber,” ujar Yahya.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore