
Acara peresmian PLTS Atap di Museum SBY*ANI Pacitan, Jumat (8/8). (Novia Herawati/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Museum dan Galeri SBY*ANI menjadi destinasi wisata pertama di Pacitan, Jawa Timur yang memasang Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap, sebagai komitmen mendukung energi ramah lingkungan.
Direktur Eksekutif Museum dan Galeri SBY*ANI, Ossy Dermawan mengatakan PLTS Atap berkapasitas 239,2 kWp ini terdiri dari 416 panel surya. Mampu menghasilkan energi bersih sebesar 328.000 kWh per tahun.
"Ini setara dengan pengurangan emisi karbon sebesar 262 ton CO₂ atau manfaat ekologis seperti menanam hampir 12.000 pohon setiap tahunnya," ujar Ossy dalam sambutan acara peresmian PLTS Atap Museum SBY*ANI, Jumat (8/8).
Ossy, yang juga menjabat sebagai Wakil Menteri ATR/BPN ini menyebut pemasangan PLTS Atap di Museum SBY*ANI adalah wujud komitmen pengurangan emisi karbon di tengah krisis iklim yang kian mengkhawatirkan.
Sebagai informasi, PLTS Atap sudah dipasang di Museum dan Galeri SBY*ANI sejak akhir tahun 2024. Selama uji coba, fasilitas ini terbukti memangkas biaya operasional listrik museum secara signifikan. Bahkan hingga 40 persen.
"Museum sebagai institusi publik harus relevan dengan tantangan zaman. Dari Pacitan, kita bersama menyelamatkan udara, mengurangi emisi karbon, dan memberi ruang nafas bumi untuk generasi mendatang," seru Ossy.
Dalam kesempatan yang sama, Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, menyambut positif peresmian PLTS Atap di Museum dan Galeri SBY*ANI. Ia menyebut proyek ini sebagai lompatan penting dalam transisi energi bersih.
"Kami dari Pemprov Jawa Timur merasa sangat berbahagia karena Pacitan bisa melakukan sebuah lompatan. Apalagi Pacitan ini dikenal sebagai destinasi ekowisata," ujar Emil seusai menghadiri acara peresmian.
Ia berharap PLTS Atap di Museum dan Galeri SBY*ANI bisa menginspirasi 37 kabupaten/kota di Jawa Timur, sekaligus menjadi daya tarik baru bagi wisatawan ke daerah berjuluk 70-mile sea paradise tersebut.
PLTSA Atap di Museum dan Galeri SBY*ANI dikerjakan oleh PT Daya Mas Agra Sejahtera (Dian Solar), anak usaha Sinar Mas di sektor energi dan infrastruktur.
CEO Dian Solar, Gisella Le menambahkan bahwa pemasangan PLTS Atap di Museum dan Galeri SBY*ANI, tidak hanya teknis, tetapi juga dilakukan melalui pendekatan edukasi publik.
CEO Dian Solar, Gisella Le, menyatakan pemasangan PLTS Atap di Museum SBY*ANI dilakukan dengan pendekatan edukasi. Ini membuktikan bahwa transisi energi hijau dapat dimulai dari ruang budaya bersejarah.
PLTS Atap juga akan menjadi bagian dari tur edukasi di Museum dan Galeri SBY*ANI. Wisatawan tak hanya menyusuri kisah hidup Presiden ke-6 RI, tetapi juga mempelajar cara kerja panel surya dan manfaatnya bagi bumi.
“Kami ingin PLTS tidak hanya hadir di industri, tetapi juga di ruang publik (seperti Museum dan Galeri SBY*ANI), sehingga kesadaran kolektif di masyarakat terhadap energi terbarukan tumbuh," tukas Gisella.

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
