Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 7 Agustus 2025 | 06.57 WIB

Pemuda Asal Kediri Selamat dari Maut setelah Hilang 3 Hari di Sungai Brantas

Pemuda asal Kediri (kedua dari kiri) ditemukan selamat setelah tiga hari dilaporkan hilang di Sungai Brantas. (Dokumentasi Tim SAR Surabaya) - Image

Pemuda asal Kediri (kedua dari kiri) ditemukan selamat setelah tiga hari dilaporkan hilang di Sungai Brantas. (Dokumentasi Tim SAR Surabaya)

JawaPos.com-Nasib mujur masih berpihak pada Gunawan, 29. Pemuda asal Kediri itu ditemukan selamat, setelah tiga hari dilaporkan hilang dan diduga tenggelam di Sungai Brantas Tulungagung, Minggu (3/8).

Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya Nanang Sigit mengatakan, korban ditemukan di pinggir sungai oleh warga Desa Bathokan, Kecamatan Ngantru, Tulungagung, pada Rabu (6/8) sekitar pukul 09.35 WIB. 

"(Saat ditemukan) posisi korban tergeletak, kondisinya lemas dan bajunya basah. Lokasi penemuan berjarak sekitar 1,5 km dari lokasi kejadian," ujar Nanang selaku SAR Mission Coordinator (SMC) dalam operasi SAR ini.

Setelah dievakuasi, warga membawa Gunawan ke Balai Desa Bathokan dan melaporkan penemuan ke posko SAR gabungan yang ada di desa Ngujang, kecamatan Kedungwaru, Tulungagung.

Sekitar pukul 10.15 WIB, pihak keluarga Gunawan bersama Tim SAR gabungan tiba di balai desa Bathokan untuk konfirmasi penemuan. Gunawan pun kembali ke pelukan hangat keluarganya.

Kejadian bermula saat korban sedang memancing ikan di Sungai Brantas, di bawah jembatan rel kereta api pada Minggu (3/8) malam. Warga Desa Krandang, Kecamatan Kras, Kediri itu diduga terpeleset dan jatuh ke sungai.

"Upaya pencarian korban sudah dimulai sejak laporan awal. Kami mengerahkan satu tim rescue dari Pos SAR Trenggalek untuk membentuk struktur operasi dan menyusun langkah-langkah pencarian korban," imbuh Nanang Sigit. 

Selama tiga hari pencarian, sebanyak tiga tim SRU (Search and Rescue Unit) air dikerahkan secara intensif dengan bantuan tiga perahu karet untuk menyisir lokasi dan memperluas area pencarian korban secara maksimal.

Masing-masing melakukan penyisiran di daerah tambangan Ngadi, tambangan Ploso, dan di jembatan Wijaya Kusuma. Ketiga SRU air juga melakukan manuver perahu di beberapa lokasi yang dicurigai.

"Manuver ini dilakukan untuk menciptakan gelombang air yang diharapkan dapat mengangkat korban yang posisinya diduga ada di dalam air. Sementara beberapa personel dikerahkan untuk memantau dari darat," terang Nanang.

Masyarakat juga turut dilibatkan dalam pencarian korban. Kini, dengan ditemukannya korban dan dalam kondisi selamat, operasi resmi ditutup. Seluruh unsur SAR yang terlibat dikembalikan ke satuan masing-masing.

“Atas nama SAR Mission Coordinator, kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih setinggi-tingginya kepada seluruh potensi SAR yang terlibat dalam operasi ini,” tukas Nanang Sigit.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore