
Kapolres Sumedang AKBP Sandityo Mahardika mengungkap kasus curanmor sadis di Jatinangor. (Istimewa)
JawaPos.com - Polres Sumedang mengungkap kasus pencurian dengan kekerasan (curas) dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor). Sebanyak lima orang tersangka diamankan dalam perkara ini.
Kapolres Sumedang AKBP Sandityo Mahardika mengatakan, komplotan ini beraksi dengan sadis. Mereka tak segan melukai korbannya dengan senjata tajam.
Salah satu korban di kawasan Cipacing, Jatinangor membuat laporan polisi usai diserang pelaku. Adapun kelima pelaku yang ditangkap adalah DR alias Ijang (27), AG alias Ledus (22), TH (32), AS (26) dan BGA (31). Adapun satu pelaku lain dengan inisial A masih buron.
Kasus paling menonjol terjadi saat DR dan rekannya yang masih dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) berpura-pura ditabrak lalu menyerang dan menusuk korban sebelum membawa kabur motor. Setelah dilakukan pengejaran, DR ditangkap di rumahnya pada 16 Juli 2025. Dua hari berselang empat tersangka lainnya ditangkap saat beraksi di Desa Cikeruh.
Komplotan pencuri ini menggunakan modus merusak kunci kontak kendaraan yang terparkir di lokasi sepi. Barang bukti yang disita antara lain tiga buah motor, STNK, obeng, kunci T, tangki motor dan pakaian pelaku.
"Setiap pelaku memiliki peran berbeda, DR berperan sebagai otak pencurian dengan kekerasan, AG dan TH pemetik sedangkan AS dan BGA bertugas mengawasi situasi," ujar Sandityo, Rabu (30/7).
Motif kejahatan ini didorong oleh faktor ekonomi. DR dijerat pasal 365 KUHP dengan ancaman 9 tahun penjara, sementara pelaku lainnya dijerat pasal 363 KUHP dengan ancaman hingga 7 tahun.
Dengan tertangkapnya para pelaku curanmor ini di Jatinangor, Polres Sumedang akan terus mempersempit ruang gerak pelaku. Terutama pengawasan di area perguruan tinggi, rumah kos atau asrama mahasiswa.
Polisi mengimbau agar para pengguna kendaraan roda dua yang ingin memarkirkan kendaraannya disekitaran Universitas Padjadjaran (UNPAD), Institut Teknologi Bandung (ITB), Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) dan Institut Manajemen Koperasi Indonesia (IKOPIN) supaya menggunakan kunci ganda.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
