Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 29 Juli 2025 | 02.42 WIB

Pesan Menaker Yassierli saat Cek Penyaluran BSU di Pekanbaru Riau: Jangan Sampai Dipakai Buat Judi Online!

Menaker Yassierli (dua dari kiri) saat mendampingi Wapres Gibran Rakabuming Raka mengecek penyaluran BSU di Pekanbaru, Riau, Senin (28/7/2025). (Humas Kementerian Ketenagakerjaan) - Image

Menaker Yassierli (dua dari kiri) saat mendampingi Wapres Gibran Rakabuming Raka mengecek penyaluran BSU di Pekanbaru, Riau, Senin (28/7/2025). (Humas Kementerian Ketenagakerjaan)

JawaPos.com - Pemerintah terus menggenjot penyaluran bantuan subsidi upah (BSU) untuk pekerja/buruh. Safari ke berbagai daerah pun dilakukan guna memastikan penyaluran lewat PT Pos Indonesia bisa segera rampung. 

Usai mengunjungi Makassar pada Sabtu (26/7), giliran Pekanbaru yang dicek penyaluran BSU-nya pada Senin (28/7).

Dalam pengecekan kali ini, Menteri Ketenagakerjaan (menaker) Yassierli mendampingi Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka di Kantor Pos Cabang Utama Pekanbaru, Riau.

Dalam kesempatan itu, Yassierli menyampaikan bahwa hingga 28 Juli 2025, BSU telah disalurkan kepada 14,7 juta pekerja dari total 15,9 juta calon penerima manfaat. Angka ini setara 92,26 persen secara nasional.

Untuk Provinsi Riau, lanjut dia, bantuan sebesar Rp 600 ribu untuk dua bulan ini telah diterima oleh 368.586 pekerja atau 91,04 persen dari total pekerja yang berhak menerima.

Sementara, khusus untuk Pekanbaru, BSU sudah yang tersalur telah mendekati 90 persen, dengan 145 ribu orang yang sudah menerima.

Dihadapan penerima BSU, ia berpesan agar bantuan digunakan secara bijak. Pekerja diminta tidak menyalahgunakannya untuk hal-hal negatif seperti judi online atau game online.

“Biasanya Pak Wapres nitip pesan tolong manfaatkan BSU ini sebaik-baiknya, jangan sampai dipakai buat judol. Namun melihat wajah-wajah para penerima BSU, sepertinya mereka jauh dari perilaku seperti itu,” tuturnya. 

Jaga Daya Beli Masyarakat

Lebih lanjut, guru besar ITB itu menyampaikan kembali bahwa BSU merupakan bentuk intervensi pemerintah dalam menjaga daya beli masyarakat. Yang kemudian, diharapkan bisa mampu mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

Selain itu, ia turut menyinggung soal peran aktif Kementerian Ketenagakerjaan bersama PT Pos Indonesia dalam menjangkau pekerja di wilayah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar).

Meski capaian tergolong tinggi, menurutnya, penyaluran BSU masih mendapat banyak tantangan, khususnya terkait penyaluran di daerah 3T tersebut.

Namun hal ini justru menjadi pengingat tersendiri agar penyaluran bantuan benar-benar merata dan tepat sasaran. 

Editor: Bayu Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore