Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 21 Juli 2025 | 18.49 WIB

Dedi Mulyadi Bantah Buang Badan Terkait Peristiwa yang Renggut 3 Nyawa pada Pernikahan Maula-Putri, Minta Pengkritiknya Objektif

Momen saat Putri Karlina melakukan sungkeman dengan mertuanya, Dedi Mulyadi. (instagram: putri.karlina14) - Image

Momen saat Putri Karlina melakukan sungkeman dengan mertuanya, Dedi Mulyadi. (instagram: putri.karlina14)

JawaPos.com - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi kembali angkat bicara soal peristiwa yang merenggut tiga nyawa pada saat pernikahan anaknya, Maula Akbar Mulyadi Putra dengan Wagub Garut Putri Karlina pada Jumat (18/7) lalu.

Kali ini, ia membantah kritikan bahwa dirinya seolah-olah buang badan atau lepas tangan dari peristiwa tersebut. Dia menegaskan bahwa dirinya dengan jelas mengetahui betul peristiwa tersebut, seperti lokasi ataupun tepatnya waktu kejadian.

“Jejak digital nggak bisa dibantah? justru di jejak digital itu jelas loh, bang. Bahwa pada saat saya bicara dengan Aa’ Maula di hari Senin 14 Juli 2025, di situ jelas acaranya tanggal berapa? Tanggal 18 jam berapa? Jam 7 malam,” kata Dedi Mulyadi, seperti diunggah pada akun Instagram pribadinya, @dedimulyadi71, Senin (21/7).

“Di mana? Di halaman Alun-Alun Garut. Bahasa saya di lapangan. Nah, jadi memang saya taunya acara itu malam,” imbuhnya.

Karena itu pula, Dedi menyampaikan terdapat kalimat makan sepuasnya dan tertawa sepuasnya. Artinya, terdapat sejumlah kegiatan pesta rakyat dengan penuh makanan seperti mie ayam hingga sate di konter-konter UMKM pada saat peristiwa terjadi.

“Itu di halaman pinggir jalan depan Baleni Skala. Jadi peristiwa yang kemarin terjadi itu adalah di dalam pendopo jam 13 siang,” jelas Dedi.

Karena itu, Dedi menekankan bahwa dirinya jelas mengetahui peristiwa tersebut. Alhasil, tak ada unsur buang badan ataupun lepas tangan terhadap kejadian yang merenggut tiga nyawa itu.

Di sisi lain, eks Bupati Purwakarta ini pun meminta sejumlah pihak untuk terus bersama-sama menjunjung tinggi aspek-aspek objektivitas. Apabila memang tak percaya, Dedi tak segan untuk didampingi saat dimintakan keterangan oleh pihak kepolisian.

“Apabila abang nggak percaya sama saya, nanti apabila ada panggilan dari kepolisian, saya dimintai keterangan, saya ajak deh abang untuk dampingi saya. Bila perlu abang liput sekalian, biar jelas bahwa kita harus menjunjung tinggi objektivitas dalam setiap hal,” tukas Dedi Mulyadi.

Editor: Bayu Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore