Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 19 Juli 2025 | 19.38 WIB

Viral Beruang Madu Masuk Permukiman Warga di Tanah Datar Sumatra Barat, Diduga Kelaparan Akibat Hutan Terbakar

Viral beruang madu masuk pemukiman warga di Tanah Datar. (ANTARA/Etri Saputra) - Image

Viral beruang madu masuk pemukiman warga di Tanah Datar. (ANTARA/Etri Saputra)

JawaPos.com - Seekor beruang madu mengejutkan warga Jorong Bukit Gombak, Nagari Baringin, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat (Sumbar). Beruang madu tersebut viral setelah terlihat berkeliaran di sekitar permukiman pada Jumat (18/7) siang. 

Satwa liar tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang petani yang hendak ke sawah. Merasa terancam, sang petani segera melapor ke polisi, yang kemudian meneruskan informasi ini ke Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) dan Dinas Peternakan setempat.

Kehadiran beruang madu di area permukiman bukanlah hal lazim. Petugas gabungan dari BKSDA, Dinas Peternakan, kepolisian, serta dibantu warga, langsung melakukan upaya evakuasi. 

Namun, proses penangkapan tak berjalan mudah. Beruang sempat berlarian, sementara kerumunan warga yang menonton justru menyulitkan petugas dalam menembakkan bius.

Fenomena satwa liar turun ke permukiman manusia bukan tanpa sebab. Menurut keterangan warga dan diperkuat sejumlah komentar di media sosial, beruang madu tersebut kemungkinan besar meninggalkan hutan karena kekurangan makanan. 

Kelangkaan sumber pakan menjadi pemicu utama, terlebih saat habitat beruang madu terusik atau rusak.

Hal ini dibenarkan oleh Kepala Bidang Peternakan Tanah Datar, Rocky Martarika. Ia menyebutkan, kebakaran hutan yang terjadi belakangan ini turut memperparah situasi. 

"Kami diinformasikan BKSDA bahwa ada laporan beruang masuk ke lahan pertanian warga di Jorong Bukit Gombak dan kami diminta bantu untuk mengevakuasi beruang ini," ujarnya, dikutip dari Antara.

Rocky juga menegaskan bahwa meski pihaknya membantu proses evakuasi, penanganan lanjutan terhadap satwa tersebut menjadi tanggung jawab penuh BKSDA.

Beruang madu yang berhasil diamankan akan menjalani observasi terlebih dahulu sebelum dikembalikan ke habitat aslinya.

"Setelah ini kami akan melakukan general check-up di BKSDA untuk mengetahui kondisi kesehatannya. Kalau butuh perawatan kita lakukan perawatan," katanya.

Kasus ini menjadi pengingat bahwa konflik antara manusia dan satwa liar dapat terjadi ketika habitat alami mereka terganggu.

Perusakan lingkungan, termasuk kebakaran hutan, menjadi faktor krusial yang mendorong satwa seperti beruang madu mencari makanan hingga ke wilayah manusia.

Editor: Bayu Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore