Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 8 Juli 2025 | 06.11 WIB

KA Sancaka Dilempar Batu hingga Kacanya Pecah, KAI Minta Maaf, Dampingi Korban saat Perawatan dan Janji Usut Pelaku Pelemparan

Kereta Api Sancaka Utara new generation modifikasi yang mulai beroperasi pada 8 Maret 2025. (Humas KAI Daop 8 Surabaya) - Image

Kereta Api Sancaka Utara new generation modifikasi yang mulai beroperasi pada 8 Maret 2025. (Humas KAI Daop 8 Surabaya)

JawaPos.com – Insiden pelemparan batu pada KA Sancaka relasi Yogyakarta–Surabaya  mendapat atensi dari PT KAI.

Peristiwa itu diunggah oleh akun Instagram @widya_anggraini_awaw, yang sekaligus menjadi korban pelemparan. Dia mengalami luka-luka akibat terkena serpihan kaca.

Akun @kai121_ pun mengomentari postingan Widya.  “Railmin mohon maaf yang sebesar-besarnya atas ketidaknyamanann dan peristiwa yang menimpa kakak saat dalam perjalanan bersama KA Sancaka (88F),” tulisnya.

Pihak akun KAI juga menyampaikan keprihatinannya. “Atas kejadian ini, unit Kesehatan Daerah Operasi 6 telah melakukan pendampingan sebagai pemeriksaan awal. Selanjutnya Unit Kesehatan Daerah Operasi 8 surabaya akan mendampingi kakak selama proses pengobatan,” lanjutnya.

Terkait aksi pelemparan, pihak KAI akan memastikan unit terkait meningkatkan patrol di jalur rawan. Juga memasang kamera pengawas dan berkoordinasi dengan polisi serta masyarakat setempat.

“Kami juga akan terus melakukan penelusuran terhadap pelaku dan menyerahkannya kepada pihak berwajib sesuai hukum yang berlaku,” kelas akun @kai121_.

“Kami berharap kakak lekas sembuh dan dapat kembali beraktivitas seperti sedia kala,” imbuh akun @kai121_.

Sebelumnya, Jalur KA Jogja-Surabaya dihantui teror pelemparan batu. KA Sancaka relasi Yogyakarta–Surabaya Pasar Turi dilempari batu pada Minggu (6/7) malam sekitar pukul 22.25 hingga kacanya pecah berhamburan.

Korbannya adalah pemilik akun Instagram @widya_anggraini_awaw, yang merupakan pengguna KA Sancaka.

Saat kejadian, dia sedang duduk di gerbong eksekutif 2, kursi 4D tepat di sisi jendela sebelah kiri. Saat itu, Widya sedang membaca buku dan mengenakan headset di kepalanya, serta merekam aktivitasnya itu lewat kamera ponselnya.

“Aku bahkan gak sadar sampai orang-orang di sekitar panik dan bilang, Mbak, wajah dan leher berdarah. Kaca pecah masuk ke rambut, ke muka, bahkan sampai ke dalam baju,” lanjut Widya.

Oleh petugas di dalam kereta, Widya langsung dibawa ke gerbong makan untuk dibersihkan dari serpihak kaca. Setelah itu, dia diturunkan di stasiun Solo dan dilarikan ke RS Triharsi Surakarta untuk mendapatkan perawatan.

Editor: Bayu Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore