
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi menemui pemilik rumah Maria Veronica Nina usai kejadian perusakan yang dilakukan oleh warga di Desa Tangkil, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi. (IG @dedimulyadi71)
JawaPos.com – Di tengah peristiwa mencekam penyerbuan dan perusakan rumah di Desa Tangkil, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi, terungkap fakta baru. Ternyata, tidak semua warga yang berkumpul terlibat perusakan rumah yang tengah dijadikan lokasi retret umat Kristen.
Terdapat kelompok warga yang justru aktif menyelamatkan sembilan penghuni rumah yang menjadi sasaran amuk massa. Aksi ini pun mendapat sorotan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.
"Ada sekelompok warga yang secara aktif menyelamatkan keluarga Ibu Nina saat kejadian. #Toleransi itu nyata," tulis Dedi Mulyadi melalui Instagram Pribadinya.
Rumah yang tengah digunakan sebagai tempat retret pelajar Kristen itu dihuni oleh Yongki dan keluarganya. Saat massa menyerbu, para penghuni rumah langsung dievakuasi oleh dua orang warga menggunakan sepeda motor.
"Kita diangkut sama dua bapak pakai motor dibawa ke rumahnya. Bolak-balik bapak itu," ujar istri Yongki saat berbincang dengan Dedi Mulyadi, Senin (30/6).
Aksi penyelamatan ini membuat pria yang akrab disapa Kang Dedi Mulyadi (KDM) itu merasa lega. Ia menyatakan bahwa di tengah tindakan anarkis, masih ada warga yang menunjukkan empati dan kepedulian.
"Artinya ibu dievakuasi untuk diselamatkan," ucap KDM.
"Artinya sikap kooperatif warga terhadap penyelamatan ibu sangat tinggi," tambahnya.
Setelah meninjau langsung lokasi kejadian, Gubernur KDM mengambil empat langkah strategis untuk menyikapi tragedi ini. Pertama ialah mendorong penindakan tegas terhadap pelaku perusakan.
KDM menegaskan bahwa tindakan perusakan merupakan tindak pidana dan harus disikapi dengan proses hukum yang tegas. “Saya akan mengawal seluruh proses hukum itu agar berjalan secara baik, objektif, dan tuntas,” tegasnya.
Kedua, Pemprov Jawa Barat juga akan menerjunkan tim psikolog guna memulihkan kondisi mental keluarga korban.
Ketiga, KDM akan memberi bantuan biaya pengganti kerusakan yang ditimbulkan dari amukan warga. Tak tanggung-tanggung, bantuan dari KDM yang diberikan mencapai Rp 100 juta.
“Saya sudah berkirim uang 100 juta kepada keluarga Pak Yongki untuk segera dilakukan perbaikan terhadap kerusakan-kerusakan yang ditimbulkan dari kegiatan anarkis tersebut," ungkapnya.
Dan terakhir, KDM mengajak seluruh warga untuk menjaga perdamaian dan keberagaman yang telah menjadi kekuatan Jawa Barat.
“Saya pastikan bahwa masyarakat di sekitar akan kembali hidup rukun dan damai saling menghormati, saling menghargai setiap perbedaan yang menjadi keyakinannya masing-masing," tegasnya.

5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
Persebaya Surabaya Dilaporkan Capai Kesepakatan dengan Striker Asing, Punya Rekam Jejak di Indonesia!
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
11 Tempat Berburu Sarapan Bubur Ayam Paling Enak di Bandung, Layak Masuk Daftar Wisata Kuliner!
10 Rekomendasi Bubur Ayam Paling Favorit di Surabaya, Terkenal Lezat dan Jadi Langganan Pecinta Kuliner Pagi
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Kuliner Nasi Goreng Paling Enak di Bandung, Tiap Hari Pelanggan Rela Antre Demi Menikmati Kelezatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
