Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 2 Juli 2025 | 14.31 WIB

Sekda Jabar Sebut Belum Tahu Keberadaan Uang Bonus yang Ditolak Persib

Sekda Jabar Herman Suryatman. (Ricky Prayoga/Antara) - Image

Sekda Jabar Herman Suryatman. (Ricky Prayoga/Antara)

JawaPos.com–Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Barat Herman Suryatman menyebut belum mengetahui pasti keberadaan uang bonus hasil penggalangan dana ASN untuk Persib Bandung yang ditolak. Uang itu dikembalikan manajemen klub sepak bola tersebut.

”Ini harus dicek, saya belum cek. Yang jelas kami sudah serahkan secara simbolis ke perwakilan manajemen Persib. Dan saya share juga kan di media sosial,” kata Herman seperti dilansir dari Antara.

Herman menyampaikan, permintaan maaf karena dana yang terkumpul dari para ASN tidak mencapai target yang dijanjikan yakni Rp 1 miliar. Sebab, penggalangan dana ini bersifat suka rela dari para ASN Pemprov Jabar.

”Mohon maaf apabila patungan dari teman-teman, gotong royong dari teman-teman kurang optimal. Tapi sekali lagi ini kan suka rela. Dari awal Pak Gubernur juga menyampaikan tidak boleh menggunakan uang kedinasan. Tidak boleh ada hubungannya dengan kedinasan. Berarti betul-betul dari pribadi masing-masing,” tandas Herman Suryatman.

Herman mengatakan, dana bonus tersebut adalah hasil penggalangan dana para ASN secara sukarela dan ikhlas sebagai bentuk rasa memiliki pada Persib. Meski yang terkumpul sampai waktunya diserahkan hanya berjumlah Rp 356 juta masih jauh dari keinginan awal.

”Yang jelas kami sudah berupaya berikhtiar semaksimal mungkin dan itu bentuk kesukarelaan, kalaupun ada hal yang kurang berkenan, ada kekurangan, ada keterbatasan saya sampaikan permohonan maaf dan sebagai perwakilan dari teman-teman ASN insyaallah kami bertanggung jawab,” ujar Herman Suryatman.

Meski begitu, Herman mengungkap penggalangan bonus untuk Persib saat ini masih dibuka untuk kalangan ASN. Jika ditotal dengan bonus yang telah diberikan tempo hari, sudah menyentuh angka Rp 400 juta.

”Sampai sekarang masih (dibuka), makanya berkembang informasi dari bendahara, sudah sampai di angka Rp 400 juta alhamdulillah. Artinya ASN ini luar biasa. Sekali lagi, mohon maaf kalau dari saya pribadi mungkin ada hal yang kurang berkenan, ada hal yang kurang tepat, karena tak ada gading yang tak retak,” ucap Herman.

Sebelumnya, Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) Umuh Muchtar mengungkapkan bahwa manajemen menolak pemberian bonus tersebut. Menurut Umuh, Pemprov Jabar seolah terbebani janji pemberian bonus kepada tim Persib.

”Uang yang dijanjikan Rp 1 miliar itu Sekda sudah berkoar-koar ke mana-mana dan sudah memberikan uang kadeudeuh dikumpulkan Rp 365 juta. Sudah diinstruksikan kepada staf di Persib, saya tolak,” kata Umuh di Bandung.

Umuh mengaku tidak ingin pemberian bonus dari pemerintah ini menjadi persoalan di kemudian hari.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore