
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi menemui pemilik rumah Maria Veronica Nina usai kejadian perusakan yang dilakukan oleh warga di Desa Tangkil, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi. (IG @dedimulyadi71)
JawaPos.com – Sebanyak tujuh orang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus perusakan rumah warga yang digunakan sebagai tempat retret umat Kristen di Desa Tangkil, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi.
Peristiwa ini terjadi pada Jumat (28/6), saat sekitar 36 jemaat, termasuk anak-anak, sedang mengikuti ibadah. Namun, suasana khusyuk itu berubah mencekam ketika sekelompok orang mendatangi rumah ibadah tersebut dan melakukan aksi brutal.
“Dasar penetapan tersangka ini atas laporan yang dibuat pada 28 Juni 2025, dengan korbannya ibu Maria Veronica Nina. Kami juga telah meminta keterangan sejumlah saksi dalam kasus ini,” ujar Kapolda Jawa Barat Irjen Rudi Setiawan dalam keterangannya, Selasa (1/7).
Menurut Rudi, ketujuh tersangka memiliki peran berbeda dalam aksi perusakan yang terjadi. Tersangka RN diketahui merusak pagar dan mengangkat salib. Kemudian tersangka UE, EM dan DM ikut merusak pagar. Lalu, MD merusak sepeda motor, MSM menurunkan dan merusak salib besar, serta H menghancurkan pagar serta sepeda motor.
Aksi ini dipicu laporan warga kepada Kepala Desa yang mempermasalahkan kegiatan ibadah tersebut. Sayangnya, upaya mediasi yang difasilitasi kepala desa tak mendapat respons dari pemilik rumah. Situasi pun memanas dan berujung pada perusakan sejumlah fasilitas.
“Warga lalu mendatangi rumah tersebut dan melakukan aksi penolakan dengan cara merusak pagar, kaca-kaca rumah, sepeda motor, serta barang-barang lainnya di dalam rumah,” jelas Rudi.
Akibat tindakan anarkistis itu, kerusakan terjadi pada pagar rumah, beberapa jendela, kursi dekat kolam, satu unit sepeda motor Honda Beat, dan mobil Suzuki Ertiga yang lecet. Sebuah salib besar juga tak luput dari sasaran. Kerugian ditaksir mencapai Rp 50 juta.
Rudi menegaskan pihaknya masih mendalami kasus ini dan berkoordinasi dengan pemerintah desa untuk memastikan penanganan berjalan tuntas. Penegakan hukum akan tetap dilakukan tanpa pandang bulu.
“Yang bersalah harus mendapat sanksi hukum. Polri berkomitmen melindungi seluruh warga, dari mana pun dan agama apa pun itu,” tegasnya.
Dedi Mulyadi Turun Gunung, Ini 4 Jurus Yang Dikeluarkan Atasi Masalah di Cidahu
Gubernur Jawa Barat mengambil empat langkah terkait penyerbuan dan perusakan sebuah rumah yang digunakan sebagai tempat retret pelajar Kristen di Desa Tangkil, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi. Ia pun sampai meninjau langsung lokasi kejadian.
Pria yang akrab disapa Kang Dedi Mulyadi alias KDM itu menegaskan bahwa tindakan warga yang merusak rumah merupakan tindak pidana dan harus diproses secara hukum.
KDM juga memastikan proses hukum akan dikawal langsung olehnya agar berjalan adil dan objektif.
“Untuk itu, saya meyakini proses hukumnya akan berjalan secara objektif. Saya meyakini Aparat Kepolisian Polres Pelabuhan Ratu, Kabupaten Sukabumi akan bekerja berdasarkan fakta-fakta dan alat bukti yang ada dan saya akan mengawal seluruh proses hukum itu agar berjalan secara baik, objektif, dan tuntas,” ujar Dedi Mulyadi, Senin (30/6).
Langkah kedua, lanjut Dedi, ialah mengerahkan tim untuk melakukan trauma healing kepada pemilik rumah dan keluarga. Sehingga insiden itu tidak mengganggu kehidupan mereka kedepan.

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
9 Rekomendasi Mall Terbaik di Sidoarjo untuk Belanja, Kuliner, dan Tempat Nongkrong Bersama Keluarga
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal Moto3 Prancis 2026! Start Posisi 6, Veda Ega Pratama Buka Peluang Podium di Moto3 Prancis 2026
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
