Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 1 Juli 2025 | 20.19 WIB

Masalah Banjir Terus Menerpa Bekasi, Dedi Mulyadi Soroti Sumber Banjir dari Puncak Bogor yang Dipenuhi Bangunan

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (kiri) merangkul seorang anak, didampingi Wali Kota Bogor Dedie A Rachim. (ANTARA/Pemkot Bogor) - Image

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (kiri) merangkul seorang anak, didampingi Wali Kota Bogor Dedie A Rachim. (ANTARA/Pemkot Bogor)

JawaPos.com - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menegaskan bahwa dirinya tak ingin masalah banjir kembali menerpa wilayah Bekasi dan sekitarnya. Terlebih, saat ini telah mendekati musim hujan.

Alhasil, Dedi Mulyadi terus mengingatkan warga untuk terus aktif menjaga lingkungan yang ada di sekitarnya. 

"Rakyatnya ngurus lingkungannya, Jalannya pengen bersih tapi kerja bakti kagak mau," jelas Dedi Mulyadi pada acara Nganjang ka Warga di Bekasi seperti dilihat pada YouTube Humas Jabar, Selasa (1/7).

Dia juga mengingatkan masyarakat untuk tak membuat sampah sembarangan, terutama yang disebabkan oleh pembuangan sampah ke sungai. Padahal, dengan ini, yang akan sengsara adalah warga Kota Bekasi itu sendiri.

Menurutnya, solusi lainnya untuk banjir yakni mau tidak mau sungai harus dikeruk atau dilebarkan agar mampu menampung debit air yang lebih banyak. Tak hanya itu, bangunan yang di bantaran sungai pun juga harus dibongkar.

"Kalau enggak dibongkar, nanti pelebarannya tidak akan pernah kelar, nanti pengerukannya tidak akan pernah kelar," ungkap eks Bupati Purwakarta ini.

Dedi menceritakan, Desember hingga Februari biasanya merupakan periode air sungai meluap. Debit airnya pun berasal dari Bogor. Mengingat pula Bogor penuh dengan bangunan yang ada di Kawasan Puncak.

“Jadi, kalau Gubernur Jawa Barat bongkarin bangunan di puncak, di Cisarua itu tandanya gubernur sayang sama orang Kota Bekasi," jelas dia.

"Jadi kalau nanti Kali Cileungsi dan Kali Cikeas dinormalisasi, walaupun sudah penuh dengan bangunan, itu tandanya gubernurnya sayang sama orang Bekasi," sambung Dedi Mulyadi.

Dia pun menegaskan, masalah banjir ini juga ada di hulu. Pemprov Jawa Barat pun akan memberantas masalah banjir sampai ke akar-akarnya.

"Di hulu masalahnya, kita ini Jawa Barat, hulunya bermasalah, pantatnya bermasalah, telapak kakinya bermasalah, Karena hulunya bermasalah telapak kakinya bermasalah semuanya harus dibenahi," tutup Dedi Mulyadi.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore