
Area tambang galian C di Gunung Kuda, Cirebon, Minggu (1/6), usai insiden longsor. (Fathnur Rohman/Antara)
JawaPos.com - Peristiwa memilukan terjadi pada Jumat (30/5) kemarin. Tambang rakyat yang mencari batu alam di Gunung Kuda, Cirebon, Jawa Barat (Jabar), terekam kamera mengalami longsor menimbun belasan orang yang berada di bawahnya.
Tebing setinggi puluhan meter amblas ke bawah. Area tambang yang harusnya jadi sumber penghidupan warga sekitar itu, berubah jadi 'kuburan massal' yang menimbun belasan jasad manusia.
Tim gabungan TNI, Polri, Basarnas, BPBD, dan relawan yang dibantu warga sekitar sudah mengevakuasi 19 korban meninggal dunia dalam peristiwa longsor di kawasan tambang Gunung Kuda hingga Minggu (1/6).
Berdasarkan data, total korban tewas yang sudah dievakuasi menjadi 19 orang. Mayoritas korban adalah buruh atau kuli yang terlibat dalam aktivitas penambangan di kawasan Gunung Kuda.
Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi juga sudah meninjau lokasi tersebut. Saat meninjau lokasi longsor di lokasi penambangan Gunung Kuda Cirebon, Dedi Mulyadi langsung dihadang sejumlah awak media.
Salah satu wartawan menanyakan cara pencegahan yang dilakukan mantan Bupati Purwakarta itu. "Sejak saya pimpin, saya sudah mengeluarkan surat edaran larangan alih fungsi lahan," ungkapnya dikutip dari Radar Bogor (Grup Jawa Pos).
Dedi menuturkan, pihaknya meminta kepada Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dan Dinas Lingkungan Hidup melakukan moratorium terhadap izin pertambangan.
"Kita sudah menutup ratusan tambang ilegal dan Polda Jabar sudah mempidana beberapa tambang ilegal," tegasnya seraya menambahkan bahwa moratorium juga dilakukan, sehingga tidak ada lagi perpanjangan izin pertambangan di Jawa Barat.
Dedi juga meminta kepada pihak Perhutani untuk mencabut Kerja Sama Operasional (KSO) pertambangan. Bukan hanya di Cirebon, tetapi di seluruh Jawa Barat.
"Saya meminta Perhutani mencabut seluruh kerja sama penambangan," tegasnya. Selanjutnya, Dedi menekankan agar lahan-lahan tersebut dikembalikan menjadi kawasan hutan.

11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
