Proses evakuasi jenazah korban longsor di Gunung Kuda Cirebon, Minggu (1/6). (Fathnur Rohman/Antara)
JawaPos.com–Tim gabungan pencarian korban longsor tambang galian C di Gunung Kuda, Cirebon, mengalami kendala serius saat melakukan proses evakuasi. Sebab, terjadi beberapa kali longsor susulan di area tersebut.
Komandan Kodim 0620/Kabupaten Cirebon Letkol Inf Mukhammad Yusron mengatakan, selama proses pencarian hari ini (1/6), telah terjadi lima kali longsoran di sekitar lokasi dengan skala yang cukup besar. Akibatnya, upaya pencarian korban yang masih tertimbun material longsor di Gunung Kuda harus dihentikan sementara.
”Terkait dengan penghentian ini, kita tahu bersama tadi saat pelaksanaan pencarian korban ini sudah terjadi lima kali longsoran, skalanya cukup besar,” kata Mukhammad Yusron seperti dilansir dari Antara.
Dia menyebut frekuensi longsor susulan cukup sering, bahkan pada hari pertama pencarian tercatat tiga kali longsor terjadi, disusul dua kali longsor tambahan pada hari berikutnya.
Menurut dia, kondisi tanah yang labil membuat tim harus bekerja ekstra hati-hati agar personel yang dikerahkan di lokasi tetap aman saat menjalankan tugas.
Yusron menuturkan situasi tersebut membuat tim harus terus waspada dan menghentikan kegiatan pencarian. Terutama setiap kali ada tanda-tanda pergerakan material di lokasi tersebut.
Dia mengatakan, saat ini alat deteksi pergerakan tanah sangat diperlukan, untuk memantau kondisi medan di area tambang tersebut.
”Sehingga dari tim inspektur pertambangan Kementerian ESDM, memang disarankan harus ada alat khusus yang mendeteksi pergerakan tanah,” ungkap Mukhammad Yusron.
Yusron menegaskan, keselamatan petugas tetap menjadi prioritas, sehingga proses evakuasi akan kembali dilanjutkan setelah kondisi pada area tersebut dinyatakan aman.
”Kita bekerja butuh pengamanan yang safety dalam menjalankan tugas ini,” tutur Mukhammad Yusron.
Hingga hari ketiga pencarian, lanjut dia, sudah ada dua korban yang berhasil dievakuasi setelah tertimbun material longsor. Dengan tambahan itu, saat ini total ada 19 korban jiwa akibat insiden longsor di Gunung Kuda.
”Enam korban lainnya diduga masih tertimbun longsor,” ucap Mukhammad Yusron.
Pencarian korban pada hari ini (1/6), melibatkan tim gabungan dari TNI, Polri, Basarnas, BPBD, dan sejumlah relawan, yang saat ini bersiaga di sekitar posko utama sambil menunggu perkembangan lebih lanjut.

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
Live Streaming PSS Sleman vs Garudayaksa FC Final Liga 2 dan Prediksi Skor: Trofi Bergengsi Menanti Pemenang!
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Prancis Hari Ini: Momentum Veda Ega Rebut Pole Position!
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
