
Longsor terjadi di Tambang Galian C Gunung Kuda, Desa Cipanas, Kecamatan Dukupuntang, Cirebon, Jawa Barat pada Jumat (30/5). (dok. BNPB)
JawaPos.com - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengambil langkah tegas pasca insiden longsor yang terjadi di kawasan tambang galian C Gunung Kuda, Kabupaten Cirebon, Jumat (30/5). Dedi memerintahkan aktivitas pertambangan di lokasi tersebut dihentikan secara permanen, demi keselamatan masyarakat dan kelestarian lingkungan.
"Saya telah memerintahkan Kepala Dinas ESDM Jabar beserta jajaran yang saat ini berada di lokasi untuk menutup tambang tersebut secara permanen," kata Dedi Mulyadi dalam unggahan pada akun Instagram, Minggu (1/6).
Keputusan ini diambil setelah melihat langsung dampak buruk dari kegiatan penambangan yang dinilai membahayakan keselamatan kerja dan lingkungan sekitar.
Menurut Dedi, keputusan tersebut bukan diambil secara tiba-tiba. Dia mengaku pernah mengunjungi lokasi tambang Gunung Kuda sebelum menjabat sebagai Gubernur Jawa Barat. Saat itu dia telah mencatat sejumlah potensi bahaya yang bisa timbul dari kegiatan penambangan yang tidak sesuai dengan standar keamanan.
“Saya lihat galian C itu berbahaya karena tidak memenuhi unsur standarisasi keamanan bagi pegawainya. Tapi karena sudah berizin, dan saya belum punya kapasitas apapun, maka tambang itu masih berjalan,” jelas Dedi.
Dia menambahkan, kendati izin pertambangan masih berlaku hingga Oktober 2025, kini dengan kapasitasnya sebagai gubernur, dia memiliki kewenangan untuk mengambil tindakan tegas.
Langkah penutupan tambang ini juga merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup serta memastikan keselamatan masyarakat di sekitar kawasan tambang.
Dedi menyebut insiden longsor yang terjadi menjadi bukti nyata bahwa aktivitas penambangan tersebut tidak bisa dibiarkan terus berlangsung. Untuk itu, seluruh pihak yang terlibat dalam dunia pertambangan di Jawa Barat harus mengedepankan prinsip kehati-hatian serta mematuhi standar keamanan yang ketat.
"Kita tidak bisa lagi menoleransi aktivitas tambang yang mengancam keselamatan dan lingkungan. Tidak ada kompromi untuk keselamatan rakyat," tegasnya.
Pemprov Jawa Barat akan memperketat pengawasan terhadap seluruh tambang yang beroperasi di wilayahnya. Dia menegaskan tidak segan menutup tambang lain jika terbukti melanggar aturan dan membahayakan warga. "Kami akan evaluasi semua izin tambang. Jangan sampai karena kelalaian, nyawa manusia jadi taruhannya,” pungkasnya.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
