Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 28 Mei 2025 | 20.20 WIB

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Bantu Siswa Depok yang Sakit Epilepsi

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi saat pidato pada Upacara Hari Kebangkitan Nasional di Lapangan Gasibu, Kota Bandung, Senin (20/5/2025). (YouTube Humas Jabar) - Image

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi saat pidato pada Upacara Hari Kebangkitan Nasional di Lapangan Gasibu, Kota Bandung, Senin (20/5/2025). (YouTube Humas Jabar)

JawaPos.com-Rumah Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi kedatangan seorang ibu dan anak asal Kota Depok. Ibu berusia 35 tahun itu membawa anaknya yang masih remaja berusia 15 tahun untuk bertemu dengan Dedi.

Setiba di depan rumah, Dedi Mulyadi yang berpakaian serba putih langsung menyambutnya. Dia pun juga tak lupa untuk menanyakan sekolah dan kelas kepada sang ibu.

Sang ibu lantas menjawab bahwa anaknya merupakan siswa kelas 9 dan sedang bersekolah di salah satu SMP Negeri di Kota Depok. Kepada Dedi, ibu tersebut mengaku bahwa anaknya tak sekolah dalam satu bulan terakhir lantaran sedang sakit parah.

Tampak di depan Dedi Mulyadi, siswa itu tampak kurang sadar dengan berbagai peristiwa yang sudah dialaminya. Sang ibu menceritakan, menurut psikolog anaknya mengalami epilepsi.

"Yang saya tahu, sejak kecil tidak pernah epilepsi," kata ibu berkaca mata tersebut seperti dikutip dari Radar Bogor (Jawa Pos Group).

Lebih lanjut dia mengatakan, menurut dokter di poli jiwa, tak ada gangguan jiwa. Namun, anaknya langsung dikasih obat penenang, obat tidur, dan obat saraf.

Selain itu, dilakukan pula tes urine dan hasilnya negatif. Mendengar sang anak diberi banyak obat, Dedi Mulyadi pun terkejut.

Dedi mengungkap, apabila sang anak diberi obat agar tidur segala macam, nanti malah semakin parah dan mengalami ketergantungan.

Sang ibu pun menjawab bahwa perilaku anaknya berubah sepulang dari study tour di Jogjakarta. "11 November 2023, ke Jogjakarta," ucap ibu tersebut.

Setelah pulang study tour, walaupun kondisinya tidak sehat, sang anak tetap memaksa bersekolah. Mendengar hal tersebut, Dedi Mulyadi memijat punggung pelajar.

"Yang terasa apa? sini yang terasa ya," kata Dedi Mulyadi.

"Astagfirullah," jawab pelajar berkaos putih dan mengenakan pelindung kepala tersebut.

Dengan tenang, Dedi Mulyadi terus memijat anak tersebut sambil menanyakan nama-nama anggota keluarganya.

"Astagfirullah, Astagfirullah, Astagfirullah," lanjut pelajar itu.

Kendati lupa, anak tersebut mulai menyebutkan adik, kakak, hingga ayahnya. Dedi Mulyadi menanyakan kepada ibunya, apakah selama di Jogjakarta oleh temannya diberikan sesuatu seperti obat kepada anak tersebut.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore