Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 4 Mei 2025 | 02.34 WIB

Tekan Kerawanan Kecelakaan di Tanjakan Sitinjau Lauik Sumbar, Menteri PU Dody Hanggodo Groundbreaking Flyover Panorama I di Padang

Panorama di sekitar tanjakan Sitinjau Lauik di Sumatra Barat. (Kementerian PU) - Image

Panorama di sekitar tanjakan Sitinjau Lauik di Sumatra Barat. (Kementerian PU)

JawaPos.com - Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo melakukan groundbreaking tanda dimulainya pembangunan Flyover Panorama I (Sitinjau Lauik I) di Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang, Sumatera Barat, Sabtu (3/5).

Pembangunan flyover ini bertujuan mengurai simpul kemacetan dan mengurangi risiko kecelakaan pada jalur tanjakan Sitinjau Lauik yang terkenal memiliki kelokan tajam dan kecuraman ekstrem.  

Menteri Dody mengatakan bahwa jalur Sitinjau Lauik I merupakan daerah rawan kemacetan dan kecelakaan, karena memiliki tikungan atau geometrik jalan yang cukup tajam.

Sehingga, diperlukan penanganan dengan melakukan perubahan geometrik melalui pembangunan jalan baru yang sesuai dengan standar teknis, keselamatan, dan kenyamanan lalu lintas.

"Pembangunan Flyover Panorama I ini diharapkan juga dapat memperbaiki kondisi geometrik jalan dalam rangka meningkatkan keselamatan pengguna jalan, mempercepat waktu tempuh, dan menurunkan biaya logistik. Sehingga pertumbuhan ekonomi dapat meningkat," tuturnya. 

Dody berpesan agar pembangunan konstruksi Flyover Panorama I memperhatikan aspek ketahanan gempa. Sumatera Barat, seperti diketahui dikelilingi oleh patahan yang setiap waktu bisa bergerak. Sehingga desain Flyover Sitinjau Lauik harus mempertimbangkan faktor ketahanan gempa.

"Saya berharap karena nanti banyak jembatan, semua jembatan harus mengantongi sertifikat tahan gempa," paparnya Wakil Ketua Umum DPP Partai Demokrat 2025-2030 tersebut. 

Pembangunan Flyover Panorama I merupakan proyek Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha melalui skema ketersediaan layanan atau availability payment (KPBU-AP), dengan nilai investasi sebesar Rp2,79 triliun.

"Proyek ini diprakarsai konsorsium PT Hutama Karya (Persero) dan PT Hutama Karya Infrastruktur dengan panjang penanganan 2,77 km terdiri dari AT grade 1,77 km dan elevated 1 km," jelasnya. 

Dody berharap kerja sama dan dukungan dari seluruh pihak, termasuk pemerintah daerah dalam hal pembebasan/pengadaan lahan dapat segera terwujud agar pekerjaan konstruksi Flyover Sitinjau Lauik dapat berjalan lancar sehingga dapat segera bermanfaat untuk masyarakat. 

"Setelah desain dan lahan siap, kegiatan konstruksi akan dilakukan selama 2 tahun dan dilanjutkan dengan masa layanan selama 10 tahun," kata Menteri Dody. 

Sementara itu, Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi menyampaikan ucapan terima kasih kepada Menteri PU Dody Hanggodo atas kunjungan dan dukungan terhadap pembangunan infrastruktur di provinsi Sumatera Barat.

Dia berharap konstruksi proyek flyover Sitinjau Lauik dapat segera terealisasi untuk kemajuan masyarakat. 

Editor: Bayu Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore