
Panorama di sekitar tanjakan Sitinjau Lauik di Sumatra Barat. (Kementerian PU)
JawaPos.com - Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo melakukan groundbreaking tanda dimulainya pembangunan Flyover Panorama I (Sitinjau Lauik I) di Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang, Sumatera Barat, Sabtu (3/5).
Pembangunan flyover ini bertujuan mengurai simpul kemacetan dan mengurangi risiko kecelakaan pada jalur tanjakan Sitinjau Lauik yang terkenal memiliki kelokan tajam dan kecuraman ekstrem.
Menteri Dody mengatakan bahwa jalur Sitinjau Lauik I merupakan daerah rawan kemacetan dan kecelakaan, karena memiliki tikungan atau geometrik jalan yang cukup tajam.
Sehingga, diperlukan penanganan dengan melakukan perubahan geometrik melalui pembangunan jalan baru yang sesuai dengan standar teknis, keselamatan, dan kenyamanan lalu lintas.
"Pembangunan Flyover Panorama I ini diharapkan juga dapat memperbaiki kondisi geometrik jalan dalam rangka meningkatkan keselamatan pengguna jalan, mempercepat waktu tempuh, dan menurunkan biaya logistik. Sehingga pertumbuhan ekonomi dapat meningkat," tuturnya.
Dody berpesan agar pembangunan konstruksi Flyover Panorama I memperhatikan aspek ketahanan gempa. Sumatera Barat, seperti diketahui dikelilingi oleh patahan yang setiap waktu bisa bergerak. Sehingga desain Flyover Sitinjau Lauik harus mempertimbangkan faktor ketahanan gempa.
"Saya berharap karena nanti banyak jembatan, semua jembatan harus mengantongi sertifikat tahan gempa," paparnya Wakil Ketua Umum DPP Partai Demokrat 2025-2030 tersebut.
Pembangunan Flyover Panorama I merupakan proyek Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha melalui skema ketersediaan layanan atau availability payment (KPBU-AP), dengan nilai investasi sebesar Rp2,79 triliun.
"Proyek ini diprakarsai konsorsium PT Hutama Karya (Persero) dan PT Hutama Karya Infrastruktur dengan panjang penanganan 2,77 km terdiri dari AT grade 1,77 km dan elevated 1 km," jelasnya.
Dody berharap kerja sama dan dukungan dari seluruh pihak, termasuk pemerintah daerah dalam hal pembebasan/pengadaan lahan dapat segera terwujud agar pekerjaan konstruksi Flyover Sitinjau Lauik dapat berjalan lancar sehingga dapat segera bermanfaat untuk masyarakat.
"Setelah desain dan lahan siap, kegiatan konstruksi akan dilakukan selama 2 tahun dan dilanjutkan dengan masa layanan selama 10 tahun," kata Menteri Dody.
Sementara itu, Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi menyampaikan ucapan terima kasih kepada Menteri PU Dody Hanggodo atas kunjungan dan dukungan terhadap pembangunan infrastruktur di provinsi Sumatera Barat.
Dia berharap konstruksi proyek flyover Sitinjau Lauik dapat segera terealisasi untuk kemajuan masyarakat.

Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
Sebut Sumbar 'Barbar' dan Kristen Fobia, DPP IKM Siap Laporkan Abu Janda ke Mabes Polri Selasa Besok!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
9 Mall Terbaik di Semarang, Selalu Jadi Andalan Wisatawan Saat Liburan Cari Hiburan
