
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menghadiri kegiatan Panen Jagung di Desa Pangeureunan, Kabupaten Garut, Kamis (17/4/2025). (Dok.Tim Media KDM)
JawaPos.com – Kenakalan remaja di Jawa Barat menjadi atensi Gubernur Jabar Dedi Mulyadi. Dia memastikan bakal menangani kenakalan remaja di wilayah Jabar dengan cara lebih tegas.
Terutama jenis kenakalan remaja yang sering membuat resah masyarakat, seperti mabuk, tawuran, dan bentuk kenakalan berbahaya lainnya.
Untuk mengatasi masalah ini Dedi berencana membuat program yang pada intinya memasukkan anak-anak remaja nakal tersebut ke kompleks militer untuk dibina.
Dengan dimasukkannya remaja-remaja bermasalah tersebut ke kompleks militer, mereka akan dibina oleh para tentara selama enam bulan.
“Dibawa itu anak, dimasukkan ke kompleks militer. Biar nyangkul, mikul, dilatih baris, nangis itu anak sadar diri minta maaf ke ayah ibunya, enam bulan dikembalikan lagi,” ucap Dedi, saat acara yang dihadiri oleh warga di Garut, sebagaimana dilansir dari Radar Bogor.
Dedi juga mengatakan bahwa program ini mencontoh program yang sudah dijalankan di Tiongkok. “Saya nanti akan MoU dengan Mabes TNI Angkatan Darat. Ini bakal jadi program di Jabar,” kata Dedi.
Dia menyampaikan bahwa para orang tua yang anaknya nakal dan susah diatur bisa menelepon tentara untuk meminta bantuan.
“Kalau ada anak nakal, males terus, minum terus, tawuran terus, orang tuanya telepon tentara, tentaranya datang,” kata mantan Bupati Purwakarta itu.
Dedi Mulyadi tidak menyebutkan kapan pastinya program ini akan mulai dijalankan. Yang diharapkan adalah sang anak menangis hingga minta maaf kepada ayah dan ibunya.
Yang jelas, tokoh kelahiran 1971 tersebut sudah siap meneken kerjasama dengan pihak TNI dalam waktu dekat. “Program ini akan saya laksanakan di Jawa Barat,” tegas Dedi.
Dedi juga menegaskan bahwa tidak ada larangan jika Pemda ingin lebih dulu melaksanakan program ini.
Selain itu, Dedi akan bekerja sama dengan Kodim dan juga Koramil dan kemudian akan dibangunkan mes untuk para anak nakal.
“Sok, kerja sama sama dandim, batalyon, kita bangun mes untuk anak-anak nakal. Kita bikin kelas khusus buat anak-anak nakal,” jelasnya.

Prediksi Skor Afrika Selatan vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Penentu Les Rouges Lolos 16 Besar
Prediksi Skor Aljazair vs Austria di Piala Dunia 2026: Tiket 32 Besar Dipertaruhkan, Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Kroasia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Duel Penentu Tiket 32 Besar, Hasil Imbang Skenario Paling Masuk Akal
Prediksi Skor Brasil vs Jepang di Piala Dunia 2026: Kans Selecao Lolos 16 Besar Lewat Adu Penalti
Prediksi Skor RD Kongo vs Uzbekistan di Piala Dunia 2026: Duel Sengit di Laga Terakhir Fase Grup
Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris PT Krakatau Posco, Netizen: Muak Sekali
Prediksi Skor Panama vs Inggris: Three Lions Sedang Tak Ideal, Harry Kane Ingin Kembali ke Jalur Gol
Prediksi Skor Jerman vs Paraguay di Piala Dunia 2026: Der Panzer Bisa Amankan Tiket 16 Besar dalam 90 Menit
Prediksi Afrika Selatan vs Kanada di 32 Besar Piala Dunia 2026: Bafana Bafana Ukir Sejarah!
Prediksi Skor Selandia Baru vs Belgia di Piala Dunia 2026: Pembuktian Romelu Lukaku Belum Habis!
