
Menhut Raja Juli Antoni. (Istimewa)
JawaPos.com–Pendaki yang sudah kangen untuk menapakkan kaki di Gunung Rinjani mendapatkan angin segar. Kementerian Kehutanan (Kemenhut) mengumumkan jalur pendakian Gunung Rinjani kembali dibuka. Setelah sebelumnya ditutup sementara sejak 1 Januari.
Pengumuman dibukanya kembali jalur pendakian Gunung Rinjani itu, disampaikan langsung oleh Menhut Raja Juli Antoni di Jakarta Kamis (3/4).
“Saya ingin memberikan kabar gembira bahwa pada tanggal 3 April, para pecinta alam, para pendaki gunung dapat kembali menikmati keindahan Gunung Rinjani,” ujar Raja.
Dia menjelaskan penutupan jalur pendakian Gunung Rinjani sebelumnya dilakukan berdasar peringatan dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG). Serta adanya pemulihan ekosistem di kawasan Gunung Rinjani.
Pada kesempatan itu Raja juga mengingatkan para pendaki untuk terus mematuhi SOP pendakian. Serta mengikuti aturan dari Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR). Politikus Partai Solidaritas Indonesia (PSI) itu juga mengingatkan agar tidak berkompromi dengan keamanan dan keselamatan.
“Mohon ikuti terus perintah, aturan dari kawan-kawan kami di Taman Nasional Gunung Rinjani,” ujar Raja.
Tidak hanya itu, dia juga mengimbau para pendaki agar tidak membuang sampah sembarangan. Hal ini bertujuan agar seluruh pihak ikut menjaga keindahan alam Rinjani.
Dia tidak ingin Gunung Rinjani yang begitu indah,justru nanti terkenal karena gunungan sampah. Akibat para pendaki nakal yang membuang sampah tidak pada tempatnya. "Sekali lagi selamat mendaki," tandas Raja.
Penguman akan kembali dibukanya jalur pendakian Gunung Rinjani telah dilakukan sejak Maret lalu. Semua jalur pendakian resmi di Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) dibuka. Yakni jalur Senaru, Torean, Sembalun, Timbanuh, Tetebatu, dan Aik Berik.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
