Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi seusai pelantikan di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (20/2). (Youtube)
JawaPos.com - Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor tidak ragu-ragu menindak setiap pelanggaran tata ruang. Pemkab Bogor diminta tidak takut untuk mengambil langkah tegas. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar dipastikan akan mem-back up.
Keterangan itu disampaikan oleh Dedi Mulyadi sebagaimana diberitakan oleh Radar Bogor pada Senin (10/3). Dedi Mulyadi menyatakan bahwa pihaknya akan mengevaluasi seluruh bangunan dan gedung di Kawasan Puncak dan Bogor. Langkah itu diambil seiring dengan niatan mereka menata kembali kawasan iti.
”Saya akan minta Pemkab Bogor untuk berani membongkar dan kami back up,” kata Dedi Mulyadi.
Arahan tersebut disampaikan oleh Dedi Mulyadi pasca bencana banjir dan longsor melanda beberapa daerah di Jabar beberapa waktu lalu. Termasuk diantaranya Kawasan Puncak yang berada di wilayah hulu. Bahkan banjir juga terjadi di Bekasi yang masuk wilayah hilir.
Salah satu gebrakan yang dilakukan oleh Dedi Mulyadi di awal kepemimpinannya sebagai gubernur Jabar adalah membongkar Objek Wisata Hibisc di Puncak. Total ada 25 bangunan yang terbukti tidak memiliki izin diratakan oleh Dedi Mulyadi. Sisanya sebanyak 14 bangunan yang sudah berizin juga akan dibongkar.
”Jumlah 14 bangunan tidak akan bisa beroperasi, karena seluruh rangkaian terputus. Mudah-mudahan saja pemilik BUMD menyerahkan ke pemerintah daerah provinsi untuk dibongkar seluruhnya,” ucap Dedi Mulyadi.
Orang nomor satu di Jabar itu ingin seluruh area Objek Wisata Hibisc rata dengan tanah. Sehingga pihaknya bisa mengembalikan area itu menjadi daerah resapan air. Tidak hanya area tersebut, Dedi Mulyadi ingin seluruh Kawasan Puncak dan Bogor kembali seperti sedia kala. Yakni sebagai daerah hijau.
”Kami akan konsisten seluruh wilayah Bogor akan dikembalikan ke fungsi awalnya, daerah-daerah resapan,” ujarnya.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Jafar dan Adnan Diduga Terlibat Match Fixing, PBSI Langsung Ubah Komposisi Ganda Campuran
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Misi Green Force Unjuk Gigi!
Profil Malik Bawazier, Suami Cut Keke yang Dilaporkan Kasus Perzinaan dan Kohabitasi
Hasil Piala Presiden: Persebaya Surabaya vs Arema FC 1-0, Yuran Fernandes Gacor!
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Duel Tim Kelelahan!
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Prediksi Skor Persib Bandung vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Misi Berat Macan Kemayoran!
Aji Santoso Resmi Latih de Red FC, Klub Baru Jawa Timur Pilih Stadion Gelora 10 November Surabaya
Pelapor Diintimidasi Pihak Malik Bawazier Usai Laporkan Kasus Perzinaan
Iran Buka Suara usai Pidato Prabowo, Tegaskan Tak Pernah dan Tak Akan Miliki Senjata Nuklir
