
Kasatreskrim Polresta Barelang AKP Debby Tri Andrestian. (Laily Rahmawaty/Antara)
JawaPos.com–Kepolisian Resor Kota (Polresta) Barelang memeriksa saksi terkait peristiwa penusukan Hakim Pengadilan Agama Batam Gusnahari oleh orang tidak dikenal.
Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasatreskrim) Polresta Barelang AKP Debby Tri Andrestian mengatakan, ada saksi melihat saat Hakim Gusnahari dibacok orang tidak dikenal di lokasi kejadian.
”Saya sempat wawancara korban, bahwa beliau (Hakim Gusnahari) sebelum berangkat ke kantor, sebelum menaiki mobil ada yang menghampiri dan bacok lengan kanannya. Beliau sempat tersungkur dan ada saksi yang melihat di situ,” kata Debby seperti dilansir dari Antara.
Polresta Barelang telah menerima laporan resmi dari korban siang tadi setelah peristiwa pembacokan terjadi. Pemeriksaan atau pengambilan keterangan korban juga telah dilakukan.
”Setelah itu kami akan lanjut kepada pemeriksaan saksi-saksi yang ada di TKP,” ujar Debby Tri Andrestian.
Menurut Debby, saat ini lebih dari dua orang saksi telah dimintai keterangan, dan jumlah tersebut akan terus bertambah mengingat pemeriksaan masih berlangsung.
”Kami juga akan meminta keterangan dari pada tetangga, RT dan RW juga kami minta keterangannya,” ujar Debby Tri Andrestian.
Perwira pertama Polri itu menyebut penyidik dari Satreskrim Polresta Barelang dan Jatanras telah mendatangi tempat kejadian perkara. Saat ini, tim masih melakukan penyelidikan di lapangan.
”Mohon waktu nanti ada informasi selanjutnya kami informasikan,” ucap Debby Tri Andrestian.
Menurut dia, dugaan sementara pelaku pembacokan hakim tersebut berjumlah lebih dari satu orang.
”Dugaan pelaku lebih dari satu orang, tapi belum bisa kami simpulkan karena pemeriksaan masih berlanjut,” ungkap Debby Tri Andrestian.
Sebelumnya, Hakim Pengadilan Agama Kota Batam, Kepulauan Riau, Gusnahari menjadi korban penusukan oleh orang tidak dikenal di kediamannya. Saat itu, korban hendak berangkat kerja, Kamis (6/3).
Peristiwa penusukan itu terjadi sekitar pukul 07.15 WIB di Perumahan Cipta Garden RT 1 RW 15 Kelurahan Sungai Harapan, Kecamatan Sekupang, Kota Batam. Pelaku menusuk korban menggunakan pisau hingga mengenai lengan kanan.
Pelaku menggunakan helm untuk menutupi wajah. selain itu, pelaku dibantu seorang pelaku lain yang mengendarai motor. Belum diketahui motif dan siapa pelaku penusukan hakim Pengadilan Agama Batam tersebut.
Hakim Gusnahari diketahui sudah bertugas selama hampir dua tahun di Pengadilan Agama Batam. Akibat penusukan tersebut, Hakim Gusnahari mengalami luka robek pada lengan kanan dan menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Otorita Bata (RSOB) Sekupang.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
