Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 29 November 2024 | 15.41 WIB

BPBD Kota Medan Sebut 24.874 Warga Terdampak Banjir akibat Luapan Sungai

Banjir yang terjadi di sejumlah Kota Medan dan sekitarnya. (Anggi Luthfi Panggabean/Antara) - Image

Banjir yang terjadi di sejumlah Kota Medan dan sekitarnya. (Anggi Luthfi Panggabean/Antara)

JawaPos.com–Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Medan menyebut sebanyak 24.874 warga Kota Medan terdampak banjir akibat luapan sungai.

”Total ada 7.699 rumah terendam dengan 8.751 kepala keluarga dan 24.874 jiwa terdampak banjir,” ungkap Kepala BPBD Kota Medan Yunita Sari seperti dilansir dari Antara di Medan.

Dari total jumlah warga yang terdampak banjir ini, kata dia, di antaranya 67 orang berstatus lanjut usia, kemudian 34 balita, 129 anak-anak, dan dua ibu hamil. Warga terdampak banjir merupakan penduduk 10 kecamatan. Yakni Kecamatan Medan Maimun, Medan Johor, Medan Sunggal, Medan Amplas, Medan Denai, Medan Helvetia, Medan Labuhan, Medan Baru, Medan Deli, dan Medan Selayang.

Dia juga menyebutkan ada tiga sungai melintasi wilayah Kota Medan mengalami luapan, yakni Sungai Deli, Sungai Babura, dan Sungai Sei Belawan.

”Sebagian warga masih di tempat pengungsian, seperti rumah ibadah, rumah warga, dan sekolah. Sedangkan sebagian lagi memilih kembali ke rumah menjaga harta bendanya,” tutur Yunita.

Sementara itu, Kepala Balai BMKG Wilayah I Medan Hendro Nugroho mengatakan, sesuai data curah hujan beberapa stasiun BMKG di Sumatera Utara, tercatat intensitas hujan pada kategori sedang hingga tinggi dengan durasi yang cukup lama.

”Analisis kondisi atmosfer, fase MJO (Madden Julian Oscillation) selama satu minggu terakhir berada pada fase 2 dan 3, didukung nilai IOD (Indian Ocean Dipole) pada fase negatif sebesar -0,73,” kata Hendro Nugroho.

Selain itu, kata dia, ada juga pengaruh dari Monsun Asia membawa masa udara lembap dari Laut China Selatan dan Samudra Hindia barat Sumatera Utara. Analisis pola angin menunjukkan adanya konvergensi berupa belokan dan perlambatan angin terjadi tepat di wilayah Sumatera Utara. Kondisi itu diperparah dampak tidak langsung dari bibit siklon tropis 99B yang terpantau di perairan Samudra Hindia barat Sumatra.

”Faktor-faktor ini meningkatkan potensi hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat serta durasi yang panjang hampir di seluruh wilayah Sumatera Utara,” papar Hendro Nugroho.

Wali Kota Medan Bobby Nasution menyebutkan, sebanyak tiga sungai melintasi lima kecamatan di Kota Medan dalam kondisi meluap akibat bencana hidrometeorologi.

”Kurang lebih ada lima (kecamatan). Semua kecamatan tersebut yang dekat dengan aliran Sungai Deli, Sungai Babura, dan Sunga Sei Belawan,” ucap Bobby.

Wali kota memastikan, terdapat ratusan rumah warga di lima kecamatan yang terendam banjir dan ribuan jiwa terdampak di wilayah Kota Medan. Saat ini, tim BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Kota Medan sedang melakukan pendataan dan mengevakuasi warga terdampak dan lain-lain.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore