
Alat pantau Semeru di Stasiun Pemantau di Desa Klepu, Sumbermanjing Wetan, Malang, diduga hilang dicuri orang. (Istimewa)
JawaPos.com–Ada kabar kurang sedap terkait Gunung Semeru di Jawa Timur. Bukan terkait aktivitas Semeru yang berubah. Tapi, alat pantau aktivitas Semeru dinyatakan hilang.
Alat pantau Semeru di Stasiun Pemantau di Desa Klepu, Sumbermanjing Wetan, Malang, Jawa Timur, diduga hilang dicuri orang. Kepala Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Semeru Liswanto menuturkan, pihaknya baru tahu jika alat pantau Semeru itu lenyap diduga dicuri, setelah mengecek ke lokasi di Desa Klepu pada 4 Agustus.
Liswanto mengungkapkan, ketika mengecek ke lokasi, gembok pagar dan pintu bunker stasiun pemantau rusak. Tak hanya itu, dia semakin terkejut saat tahu empat unit accu atau aki berkapasitas 75 ampere ikut hilang.
”Alat kami di Desa Klepu itu pada 4 Agustus ternyata dicuri orang, lalu accu-nya empat buah juga hilang. Modusnya itu kunci pagar dirusak,” kata Liswanto.
Dia menjelaskan, alat-alat accu itu penting untuk menyimpan energi dan memberikan daya agar alat pemantau bisa tetap hidup. Saat ditanya berapa kerugiannya, Liswanto menyebutkan, kerugian lebih kurang Rp 20 juta.
”Empat buah accu Panasonis 72 ampere, (kerugian materiel) kurang lebih Rp 16 juta sampai Rp 20 juta,” ucap Liswanto.
Karena alat hilang, efeknya alat tersebut hilang repeater stasiun pantau Gunung Semeru di Desa Klepu tak dapat beroperasi sementara.
”Enggak terlalu berpengaruh besar karena alat kami kan tersebar banyak, itu hanya satu alat repeater, di mana kerjanya untuk memancar ulang dari Semeru di sebelah barat. Alat kami masih banyak yang di timur, selatan, tenggara,” ucap Liswanto.
Insiden itu telah dilaporkan ke Polsek Sumbermanjing. ”Polisi masih melakukan ini (penyelidikan), tapi kami belum tahu hasilnya, kami nanti dihubungi oleh polisi,” tandas Liswanto.
Terpisah, Kasi Humas Polres Malang Ipda Dicka Ermantara menyampaikan, pihaknya tengah bekerja untuk memeriksa pencurian di Stasiun Pemantau Desa Klepu tersebut.
”Dugaannya seperti itu (pencurian), statusnya masih lidik,” terang Dicka Ermantara.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
