
Grand Final Kompetisi Tari Kreasi 2024 bertajuk Aceh Na Gaya, Minggu (4/8/2024) malam. (Istimewa)
JawaPos.com - Aneuk Muda Aceh Unggul Hebat (AMANAH) menggelar Grand Final Kompetisi Tari Kreasi 2024 bertajuk Aceh Na Gaya, Minggu (4/8) malam. Dari delapan grup yang tampil, Lhee Sagoe berhasil menjadi juara dengan nilai 99.
“Kami angkat tentang cerita, kilas balik kejadian masa lalu di mana pada 2002 di Aceh pernah terjadi krisis pangan. Jadi, kami mengangkat itu sekalian mengedukasi pemuda-pemudi Aceh maupun seluruh warga Indonesia untuk tidak mubazir,” kata personel Lhee Sagoe, Putri Nisrina.
Penampilan grup Lhee Sagoe memukau para penonton yang hadir di lokasi, Gedung AAC Universitas Syiah Kuala (USK) Kota Banda Aceh. Kreasi tari mereka yang berjudul Peutitah Kisah dikoreograferi oleh Fahmi Nurianda Akbar dan komposer Taufik Ihya Ulumuddin.
Menurut Putri, kompetisi dapat mendorong kreativitas para seniman di Provinsi Aceh, khususnya dalam seni tari. Oleh karena itu, ia mengapresiasi inisiatif AMANAH yang telah menggelar kompetisi tari bergengsi seperti kali ini.
“Untuk kegiatan ini insyaallah bisa meningkatkan kesenian khususnya di bidang tari karena dengan adanya kegiatan ini, pemuda-pemudi Aceh bisa ikut berpartisipasi dan ikut berkreativitas pada ajang yang dilaksanakan AMANAH,” tuturnya.
Sementara itu, untuk posisi kedua dimenangkan grup Angga Production disusul Queen Art di peringkat ketiga. Penampilan mereka tak kalah menarik hingga mengundang decak kagum para juri, termasuk juri spesial acara kali ini, Ari Tulang.
Para peserta yang tampil sekaligus mewakili sejumlah daerah di Provinsi Aceh seperti Banda Aceh, Aceh Besar, Lhokseumawe dan sebagainya. Tak hanya membawakan unsur tradisional dari daerah masing-masing, mereka juga tampil berani memadukannya dengan unsur seni modern.
“Kalau secara umum, kita melihat perubahan tari secara signifikan. Yang mana, para peserta sudah bisa mulai mengeksplorasi tari. Mulai dari tari tradisional yang menjadi landasan. Hingga hari ini, tari kreasi sudah bisa memosisikan tempatnya sama dengan daerah-daerah yang lain,” kata salah seorang juri, Novirela Minang Sari.
Penyelenggaraan Kompetisi Tari Kreasi 2024 oleh AMANAH diakui memberikan angin segar bagi para pegiat seni tari di Provinsi Aceh. Program unggulan Presiden Joko Widodo itu diharapkan dapat menjadi wadah baru bagi generasi muda di Aceh secara keseluruhan.
“Sebenarnya ini sebuah wadah yang sangat ditunggu-tunggu oleh masyarakat Aceh sendiri, khususnya di lingkungan seni tari. Karena, memang selama ini kita tidak punya wadah yang memang memberikan ruang untuk kita berekspresi,” ujarnya.
Menurut Novirela, ekosistem seni tari di Aceh saat ini mulai menggeliat kembali. Kondisi tersebut diyakini bisa semakin membaik dengan kontribusi AMANAH di tengah generasi muda Aceh.

Sudah Terima Kompensasi Rp 5 Juta, Pengontrak di Surabaya Diberi Waktu 1 Bulan untuk Pindah
Prediksi Skor Prancis vs Maroko di Perempat Final Piala Dunia 2026: Deja Vu atau Pembuktian Singa Atlas
Prediksi Bursa Taruhan Prancis vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Bisa Paksa Les Blues Main Lebih dari 90 Menit
Prediksi Skor Portugal vs Spanyol: Pasar Taruhan Dunia Jagokan La Furia Roja, Ronaldo Siap Balas Rekor Buruk
Prediksi Skor Argentina vs Mesir di Piala Dunia 2026: Lionel Messi vs Mohamed Salah, Albiceleste Diunggulkan ke Perempat Final
Dijanjikan Gaji Rp 1,4 Juta Hanya Cair Rp 76 Ribu, Kopdes Merah Putih di Bojonegoro Pilih Tutup
Prediksi Swiss vs Kolombia di 16 Besar Piala Dunia 2026: Sesumbar De Nati Andalkan Manzambi
Prediksi Bursa Taruhan Spanyol vs Belgia di Piala Dunia 2026: La Roja Dijagokan Melaju ke Semifinal
Prediksi Skor Amerika Serikat vs Belgia: Bursa Taruhan Dunia Ramalkan Imbang, Red Devils Unggul Head to Head
Prediksi Skor Argentina vs Mesir di 16 Besar Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Lionel Messi atau Mohamed Salah
