
Ilustrasi pilkada serentak Dok. JawaPos
JawaPos.com - Pilkada Kota Padang mulai menghangat. Dua pasangan bakal calon sudah "dideklarasikan" oleh partai politik (parpol) pengusung. Mereka terdiri atas mantan legislatif dan calon petahana.
Kedua bakal pasangan calon itu adalah Hendri Septa-Hidayat dan Fadly Amran-Maigus Nasir. Pasangan Hendri Septa-Hidayat dapat dikatakan calon petahana, karena Hendri Septa adalah Wali Kota Padang 2018-2023. Sedangkan Hidayat adalah anggota DPRD Sumbar periode 2019-2024 dari Partai Gerindra. Pasangan ini diusung oleh PAN dan Partai Gerindra. Secara peroleh kursi di DPRD Kota Padang 2024-2029, pasangan ini sudah memenuhi syarat. Gerindra memiliki 7 kursi dan PAN punya 5 kursi.
Pasangan petahana ini akan dihadapi oleh pasangan yang tidak asing bagi masyarakat Kota Padang, yaitu Fadly Amran-Maigus Nasir. Fadly Amran adalah wali kota Padang Panjang periode 2018-2023. Selain itu, Fadly Amran saat ini menjabat sebagai Ketua DPW Partai Nasdem Sumbar.
Sementara pendampingnya Maigus Nasir, anggota DPRD Sumbar 2019-2024 dari PAN. Pada Pemilu 2024, Maigus Nasir tidak terpilih lagi. Maigus Nasir lebih dikenal sebagai tokoh agama dan syarat dengan pengalamannya di organisasi sosial dan masyarakat. Pernah juga menjadi Ketua Bazda Kota Padang dan sejumlah aktivitas lainnya.
Pengamat politik Arifki Chaniago menilai, Pilkada Kota Padang kurang menarik karena ada dua pasangan yang muncul. Selama ini para politikus di Kota Padang yang disibukkan dengan simulasi kandidat. Bukan mengedepankan gagasan dan ide-ide para calon.
"Kurang menarik kalau Pilkada Padang hanya dua pasang saja. Pertarungan lebih kepada sentimen, suka dan tidak suka. Tetapi kalau ada tiga pasang misalnya, mau tidak mau para paslon bakal berusaha membangun ide-ide besar," ujar Arifki Chaniago saat dihubungi JawaPos.com pada Senin (8/7).
Menurut Direktur Eksekutif Aljabar Strategic Indonesia itu, dalam Pilkada Kota Padang ini, para kandidat harus mempunyai agenda dan strategi yang jelas dan terukur, akan dibawa kemana Kota Padang ini ke depannya.
Kota Padang adalah ibu kota provinsi Sumbar. Padang sejatinya harus jelas dibawa identitasnya. Apakah mau dijadikan sebagai kota pendidikan atau menjadi kota modern yang membawa dampak ekonomi yang besar. "Hingga kni pendekatan para calon belum ada yang mengarah ke sana. Sehingga, Pilkada Padang secara narasi dan ide-ide para calon belum tidak menarik untuk disimak," ungkapnya.
Sementara itu, dikutip dari Padang Ekspres, Fadly Amran dan Maigus Nasir melakukan pertemuan di kediaman Fadly Amran pada Minggu (7/7). Keduanya terlibat diskusi tentang masa depan Kota Padang.
Fadly Amran mengatakan, Maigus Nasir merupakan sosok yang tepat sebagai calon wakil wali kota untuk menuntaskan kompleksitas masalah di Kota Padang. "Buya Maigus adalah seorang tokoh agama yang disegani, bersahaja, dan sudah menjadi panutan masyarakat Kota Padang," ungkap Fadly seperti dilansir Padang Ekspres.
Sementara itu, Maigus Nasir menyatakan kesiapannya untuk membantu Fadly Amran sebagai wakil wali kota jika terpilih. "Saya sangat memahami posisi wakil wali kota dalam melaksanakan tugas dan kewenangan yang diatur oleh undang-undang. Insya Allah, saya siap mendukung penuh apa yang menjadi kebijakan wali kota," tegasnya.
Sebelumnya, sebagaimana yang dilansir Padang Ekspres, Ketua DPD Partai Gerindra Sumbar Andre Rosiade mengatakan, Pilkada lebih mengutamakan sosok. Partai Gerindra mengusung pasangan Hendri Septa-Hidayat. Pasangan itu diklaim sangat dikenal oleh masyarakat Kota Padang.
Hendri Septa pernah menjadi Wali Kota Padang, Wakil Wali Kota Padang, dan Anggota DPRD Padang. Dia dianggap sangat memahami masalah kota dan bisa mencarikan solusinya.
Hidayat, kata Andre, adalah kader Gerindra yang sudah dua periode menjadi Anggota DPRD Sumbar dari daerah pemilihan (Dapil) Sumbar 1, yaitu Kota Padang. "Hidayat memiliki banyak dukungan dari masyarakat dan telah 10 tahun mengabdikan diri sebagai wakilnya warga Padang di DPRD Sumbar. Sangat paham seluk beluk masalah kota dan apa yang harus diperbuat,” kata Andre.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
