Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 29 Juni 2024 | 00.34 WIB

50 Persen Kemasan Produk Kosmetik Terbuat dari Plastik, Padahal Sulit Terurai

Karyawan Amorepacific menggelar aksi peduli lingkungan dengan bersih sampah di Sungai Citarum. (Amorepacific untuk JawaPos.com) - Image

Karyawan Amorepacific menggelar aksi peduli lingkungan dengan bersih sampah di Sungai Citarum. (Amorepacific untuk JawaPos.com)

JawaPos.com - Amorepacific melakukan bersih-bersih sampah di Sungai Citarum, Kabupaten Bandung. Perusahaan kecantikan terbesar dari Korea Selatan itu menggandeng organisasi Waste4change.

Presiden Direktur Amorepacific Indonesia Kyuho Lee mengatakan, Amorepacific mempunyai komitmen dan merasa bertanggung jawab atas dampak plastik terhadap lingkungan. Pihaknya berpartisipasi dalam gerakan global untuk mengurangi konsumsi plastik.

"Amorepacific juga meningkatkan kemasan menjadi kemasan yang ramah lingkungan dan dapat digunakan kembali," ujar Kyuho Lee dalam keterangannya yang diterima Jumat (28/6).

Untuk diketahui, Amorepacific dikenal dengan beberapa mereknya, seperti Laneige, Sulwhasoo, Etude, Innisfree, Mise En Scene dan Ilyoon. 

Berdasarkan data United Nations Environment Programme (UNEP), Indonesia pada 2022 tercatat sebagai penghasil sampah plastik terbesar kedua di dunia. Setiap tahun, ada 3,2 juta ton sampah plastik yang tidak dikelola dengan baik. Sebanyak 1,29 juta ton sampah tersebut berakhir di TPA dan perairan laut.

Salah satu sumber sampah tersebut adalah kemasan kosmetik bekas. Sementara itu, laporan dari Cosmetic Packaging Market – Growth, Trends and Forecasts (2020-2025), ada hampir 50 persen kemasan produk kosmetik terbuat dari plastik.

Minderoo Foundation melaporkan, dari sekitar 120 miliar unit produksi kemasan kosmetik global, sebagian besar limbah yang dihasilkan tidak didaur ulang.

Lalu, sampah kosmetik dan sampah skincare tidak cukup mudah untuk dikendalikan. Faktanya, beberapa produk skincare hanya digunakan dalam beberapa waktu saja kemudian menjadi sampah. Contohnya, produk sheetmask yang penggunaanya hanya dipakai 15-20 menit saja lalu kemudian dibuang.

Padahal, limbahnya dapat memakan waktu hingga ribuan tahun untuk dapat terurai. Menyadari hal tersebut, Amorepacific melakukan aksi “Support the Local Heroes” bersama Waste4Change untuk mendukung pengelolaan sampah dan kebersihan di Bandung.

Waste4Change merupakan wadah pengelolaan sampah terkemuka untuk perusahaan, individu, dan lembaga pemerintah di Indonesia. Misi perusahaan itu sejak didirikan pada 2014 adalah memecahkan masalah sampah yang mencegah kerusakan lingkungan dan mengurangi jumlah sampah yang berakhir di tempat pembuangan sampah.

Berkolaborasi dengan Amorepacific untuk membantu beberapa pengelola sampah di Bandung untuk mengedukasi dan juga membersihkan sampah. "Amorepacific menjadi magnet yang memimpin pola pikir, bahwa merawat diri dan jadi rupawan dengan brand yang mempraktikkan tanggung jawab terhadap lingkungan dengan sirkular ekonomi sampah kemasan agar tidak berakhir ke landfill, adalah cara kita berkontribusi memuliakan bumi," ujar Hani Sumarno, Affiliates Managing Partner Waste4Change.

Kegiatan peduli lingkungan ini juga melibatkan seluruh pegawai Amorepacific Indonesia. Mereka terjun langsung mengumpulkan dan mengelola sampah di Sungai Citarum, Kabupaten Bandung.

Selain itu, Amorepacific juga berdonasi sebesar Rp 115.000.000 untuk mendukung program Local Waste Management oleh Waste4Change - program edukasi membersihkan dan mengolah sampah untuk masyarakat Bandung yang dilakukan oleh Bening Saguling Foundation dan Bank Sampah Bersinar.

Pada kegiatan ini, tim Amorepacific Indonesia dan Waste4change berhasil membersihkan 129 kg sampah plastik. "Kami melihat Waste4Change sejalan dengan komitmen Amorepacific, mereka mendukung brand untuk mengembangkan solusi pengelolaan sampah yang mencakup seluruh siklus hidup sampah di Indonesia, mengumpulkan dan mendaur ulang sampah dari perusahaan," tambah Kyuho Lee.

Pada kesempatan yang sama, Kyuho Lee juga memberikan makanan kepada warga sekitar Sungai Citarum. Hal ini juga sebagai wujud kepedulian Amorepacific terhadap sesama dan tanda terimakasih membantu menjaga lingkungan dan memberikan semangat agar terus bisa menjaga kebersihan dan memilah sampah.

Editor: Ilham Safutra
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore