Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 11 Mei 2024 | 15.45 WIB

Intip Suasana Penerbangan Perdana Umrah dari Bandara Internasional Dhoho Kediri ke Jakarta

TAKE OFF: Maskapai penerbangan saat mendarat di Bandara Dhoho Kediri. Jemaah umroh terbang dari Kediri menuju Jakarta. (Foto: Wahyu Adji/JPRK) - Image

TAKE OFF: Maskapai penerbangan saat mendarat di Bandara Dhoho Kediri. Jemaah umroh terbang dari Kediri menuju Jakarta. (Foto: Wahyu Adji/JPRK)

JawaPos.com – Meski belum bisa layani penerbangan umrah langsung dari Kabupaten Kediri ke Jeddah, Bandara Internasional Dhoho Kediri baru-baru ini telah memberangkatkan sejumlah jemaah umrah dari Kediri menuju Jakarta.

Namun, dilansir dari Radar Kediri JawaPos Grup, Sabtu (11/5), dengan menggunakan alternatif yang disediakan ini, jemaah umrah harus mengeluarkan biaya yang lebih banyak.

Diketahui, rombongan jemaah umrah ini telah diberangkatkan dari Kabupaten Kediri menuju Jakarta melalui Bandara Dhoho Kediri pada hari Sabtu (4/5) lalu.

Hal ini memang dinilai lebih praktis karena jemaah tidak perlu ke Bandara Juanda terlebih dahulu. "Memang jadi lebih praktis, karena bisa langsung berangkat dari Kediri, tidak perlu ke Bandara Juanda dahulu," terang Siti Maslikah, owner Rameyza Tour & Travel.

Namun menurutnya, kemudahan ini tentu harus dibayar dengan biaya tambahan yang juga tidak sedikit.

Jemaah Umrah harus mengeluarkan sekitar Rp 2 juta lebih jika memilih berangkat melalui Bandara Dhoho Kediri ketimbang Bandara Juanda.

"Kira-kira selisih ada Rp 2 juta lebih," jelas Maslikah.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Direktur Utama Multazam Alhadi Tour & Travel Pare Kediri Syamsul Hadi.

"PP plus akomodasi dan lain-lain sekitar Rp 2,5 sampai dengan Rp 3 juta per jamaah," jelas Hadi.

Haji menjelaskan, biaya tambahan ini terjadi karena dengan berangkat lewat Bandara Dhoho, jemaah perlu menambah tiket penerbangan domestik dari Kediri ke Jakarta.

"Sementara bila langsung lewat Bandara Dhoho, tidak memerlukan biaya pesawat domestik. Melainkan dari Djuanda langsung ke Jeddah, tanpa harus ganti pesawat di Jakarta," terangnya.

Kendati demikian, para biro umrah masih berharap agar penerbangan langsung Kediri-Jeddah dapat segera dibuka.

Sebab, hal ini dianggap akan membantu proses pemberangkatan jemaah lebih mudah dan murah.

"Semoga bisa segera dibuka, agar bisa lebih simple dan bisa mengurangi biaya," terang Maslikah.

Sementara itu, terkait pembukaan layanan penerbangan langsung Kediri-Jeddah memang jadi yang ditunggu-tunggu oleh jemaah umrah di Kediri, karena ini akan menjadi solusi untuk kemudahan dan efisiensi dalam beribadah umrah.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore