Polisi mengevakuasi mayat pria diduga korban pembunuhan.
JawaPos.com–Polsek Mijen terus mendalami kasus temuan mayat di aliran sungai Siling (Tlogo) Kecamatan Mijen, Minggu (28/4) sekitar pukul 09.00. Hasil penyelidikan, mayat tersebut merupakan korban pembunuhan.
Informasi yang diperoleh, hasil pemeriksaan sementara tim forensik dan dokter RSUP Kariadi Semarang ditemukan beberapa luka memar di tubuh korban. Kemudian luka di mata kiri, dinding mulut, dan benjol bagian kepala.
Kapolsek Mijen Kompol Sutowo membenarkan anggotanya masih melakukan penyelidikan dan pendalaman terkait temuan mayat tersebut. Mayat tersebut diduga korban pengeroyokan yang dilakukan sejumlah orang.
”Memang ada benar penemuan mayat. Kalau penyebab kematian belum diketahui secara persis, masih dalam lidik. Masih menunggu hasil otopsi,” ungkap Sutowo kepada Jawa Pos Radar Semarang, Senin (29/4).
Kepolisian lanjut dia, mengamankan satu orang yang diduga terlibat dalam kasus pembunuhan itu. Yakni Sutrisno alias John Tris, 30, warga Desa Tlogo, Jatibarang, Kecamatan Mijen. Pria tersebut masih mendekam di ruang tahanan Polsek Mijen untuk dilakukan pemeriksaan guna pengembangan lebih lanjut.
”Telah diamankan untuk mengarah dugaan pelaku. Satu orang masih dalam pemeriksaan untuk pengembangan,” tegas Sutowo.
Kapolsek menyebut, kasus tersebut ditangani Polsek Mijen. Petugas memburu dua orang lain yang juga diduga terlibat kasus itu, yakni Winardi alias Chongyang dan Arif.
”Indikasinya tiga orang (pelaku), yang satu orang sudah diamankan, cuma yang dua orang ini, kita masih dalam pengejaran,” beber Sutowo.
Kapolsek mengatakan, pengeroyokan itu diawali korban bersama rekannya dan tiga orang tersebut berkumpul di warung sembari menenggak tuak, milik Muhaimin alias Citut. Lokasi warung tuak tersebut di Jalan Kaligetas-Gunungpati, Desa Kaligetas, Jatibarang Kecamatan Mijen, Sabtu (27/4) sekitar pukul 13.45.
”Indikasi awal tempatnya dekat jembatan, yang atasnya tempat penemuan mayat. Itu tempat itu kan digunakan sebagai minum minuman, jejaknya di situ,” terang Sutowo.
Tidak berapa lama, terjadi percekcokan antara korban dengan pelaku. Korban dikeroyok tiga orang pelaku hingga babak belur. Bahkan, Sutrisno alias Jhon Tris, pelaku yang telah diamankan, sempat mengeluarkan pisau dari pinggangnya.
Kemudian, korban bersama saksi Tri Setiawan alias Wawan melarikan diri ke arah sungai di sebelah TKP. Hingga akhirnya, korban ditemukan tewas di aliran Sungai Siling (Tlogo), pada Minggu (28/4).
”Kalau dari informasi awal, (pemicu) cuma lirik-lirikan. Tetapi ini masih dalam pendalaman,” ujar Sutowo.
Sebelumnya, warga sekitar aliran Sungai Tlogo, Kecamatan Mijen digegerkan adanya temuan orang meninggal pada Minggu (28/4) pagi. Korban diketahui warga Bongsari, Kecamatan Semarang Barat.(mha)

Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
Persebaya Surabaya Dikabarkan Rekrut 2 Striker dan 2 Bek Baru, Ada Punggawa Tim Nasional
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
Jadwal Shalat Idul Adha 2026 di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Kota Besar Lainnya
Dulu Antreannya Mengular dan Jadi Buah Bibir Media Sosial, Kini Terlihat Lengang: Mengulik 5 Tempat Makan yang Sempat Viral Lalu Sepi Pengunjung
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
14 Angkringan Paling Nikmat di Surabaya, Tempat Nongkrong Seru Sambil Kuliner dan Jajan
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Yuran Fernandes, Green Force Dapatkan Pengganti Gustavo Fernandes
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
