
Pelaku menggondol motor di halaman rumah Ketua RT 12/RW 03 Dusun Cumpleng, Desa Bangsri, Kecamatan Sukodono, Sidoarjo sebelum dihajar massa. (Radar Sidoarjo)
JawaPos.com – Aksi curanmor memang tidak ada habisnya. Kali ini terjadi di di RT 12/RW 03 Dusun Cumpleng, Desa Bangsri, Kecamatan Sukodono, Sidoarjo pada Sabtu (20/4) malam.
Mengutip Radar Sidoarjo, pelaku yang diketahui bernama Abdulla, 38, tepergok mencuri motor oleh warga sekitar. Warga pun menghajar pelaku hingga babak belur. Namun, satu pelaku lainnya berhasil melarikan diri.
Sang korban yang merupakan ketua RT 12, Muhammad Afif menjelaskan bahwa Honda Scoopy miliknya sengaja diparkir di halaman rumah karena akan dipakai untuk berbelanja usai salat maghrib.
“Biasanya saya masukkan ke dalam garasi, berhubung akan dipakai belanja habis salat maghrib jadi tidak saya masukkan,” terangnya.
Sementara itu, di halaman rumahnya juga terparkir Honda Vario miliknya, bersebelahan dengan Honda Scoopy yang posisinya sama-sama tidak dikunci setir.
“Saya berangkat ke musala, belum satu rakaat saya denger rame-rame dari luar. Bunyi gedebak-gedebuk. Lalu, saya tinggalkan, saya keluar,” jelasnya.
Saat Afif keluar, dia terkejut ketika ada maling yang tertangkap warga. Lebih terkejutnya lagi, maling tersebut akan membawa kabur motornya.
“Yang tahu tetangga saya, ada orang yang mencurigakan masuk halaman rumah saya dan mendorong motor. Dikejar sama tetangga dan diteriaki maling,” ujarnya.
Warga menghajar pelaku hingga babak belur. Massa yang berkumpul semakin banyak dan amukan mereka semakin tidak terbendung.
Beruntung, maling tersebut diselamatkan oleh seseorang yang bernama Cak Slamet dan diamankan agar terhindar dari amukan massa.
Akan tetapi, salah satu pelaku lainnya berhasil melarikan diri dari amukan massa. Tak berselang lama, anggota Polsek Sukodono datang untuk mengamankan pelaku.
Berdasarkan CCTV di rumah korban, pelaku mengendarai Suzuki Nex dengan berboncengan. Pelaku yang membonceng mengawasi keadaan sekitar, sementar pelaku lainnya masuk ke dalam halaman rumah korban.
Sembari menunggu keadaan aman, akhirnya Abdulla masuk ke dalam halaman dan menggasak Honda Scoopy korban. Namun, motor korban sempat didorong dengan rekan pelaku karena tidak bisa menyalakan.
“Motornya didorong, mungkin tidak bisa menyalakan. Karena motor saya pakai remot. Pas didorong itu ketahuan tetangga,” paparnya.
Di sisi lain, Kapolsek Sukodono, AKP Supriyana membenarkan adanya kejadian tersebut. Menurut Supriyana, pelaku merupakan warga Desa Blimbing, Kecamatan Dolopo, Kabupaten Madiun.

Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
14 Angkringan Paling Nikmat di Surabaya, Tempat Nongkrong Seru Sambil Kuliner dan Jajan
Berlabel Timnas Cape Verde! Yuran Fernandes Siap Jadi Tembok Baru Persebaya Surabaya Era Bernardo Tavares
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Yuran Fernandes, Green Force Dapatkan Pengganti Gustavo Fernandes
Kronologi Sekeluarga Tewas saat Camping di Temanggung: Mulut Korban Berbusa ketika Ditemukan
Kabar Baik! HP Frans Putros yang Hilang saat Konvoi Juara Persib Bandung Akhirnya Ditemukan
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
