
Dinas Perhubungan bersama pemangku kebijakan terkait melakukan ramp check kendaraan angkutan Lebaran 2024.
JawaPos.com–Dinas Perhubungan bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) dan pihak terkait lain melakukan ramp check atau keselamatan jalan. Itu dilakukan bagi kendaraan angkutan menyambut arus mudik Lebaran 2024.
Petugas menemukan sembilan pengemudi dinyatakan positif narkoba. Kepala Dinas Perhubungan Sumut Agustinus mengatakan, kesehatan pengemudi yang akan mengangkut para pemudik merupakan salah satu bagian yang sangat penting dalam kegiatan ramp check tersebut.
”Pentingnya pemeriksaan kesehatan bagi pengemudi. Hasil ramp check sementara ditemukan sebanyak sembilan orang pengemudi dinyatakan positif terkontaminasi narkoba,” ujar Agustinus seperti dilansir dari Antara.
Agustinus menjelaskan, para pengemudi yang dinyatakan positif narkoba tersebut berdasar hasil tes urine Badan Narkotika Nasional yang dilakukan di sejumlah terminal di Sumut.
”Sembilan orang sopir itu, antara lain dua orang sopir di Binjai, dua di Siantar, dua di Pinang Baris Medan, tiga orang di Karo. Mereka dinyatakan positif memakai narkoba berdasar hasil tes urine,” terang Agustinus.
Untuk itu, kata dia, para pengemudi yang dinyatakan positif narkoba akan dilakukan pemeriksaan lebih lanjut guna melihat tingkat ketergantungan yang bersangkutan terhadap narkotika.
”Setelah itu, berdasar rekomendasi BNN setempat akan ditentukan nanti apakah dia dirawat jalan atau rawat inap, dan selanjutnya akan menjadi tanggung jawab operator angkutan,” ujar Agustinus.
Dia menegaskan, akan memberikan teguran keras kepada operator angkutan yang tidak memperhatikan kesehatan para pengemudinya dalam menyambut arus mudik Lebaran 2024.
”Kalau dari sisi Pemerintah Provinsi Sumut, kita menyatakan khusus Angkutan Kota Dalam Provinsi (AKDP) akan diberikan teguran kepada operator untuk tidak mempekerjakan pengemudi atau awak yang bersangkutan, sampai dia dinyatakan sembuh oleh BNN yang dibuktikan dengan hasil pemeriksaan kesehatan. Operator wajib menyediakan sopir atau awak pengganti untuk melanjutkan perjalanan,” ujar Agustinus.
Dalam kegiatan ramp chek tersebut, Dishub Sumut bekerja sama dengan berbagai instansi terkait. Seperti PT Jasa Raharja Sumut, Balai Pengelola Transportasi Darat Sumut, Badan Narkotika Nasional Provinsi Sumut, Dinas Kesehatan Sumut, dan Ditlantas Polda Sumut.
”Ramp check ini kami lakukan sejak 1 April dan terus berlanjut sampai 6 April. Pemeriksaan meliputi kelengkapan administrasi, fisik, kendaraan, serta kompetensi dan kesehatan awak angkutan,” tutur Agustinus.
Sementara itu, Kepala Tim Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat (P2M) BNN Provinsi Sumut mengatakan pengemudi yang positif narkoba harus diberikan asesmen dan tidak boleh mengemudi dan direkomendasikan untuk direhabilitasi. ”Tindakan ini menunjukkan komitmen bersama dalam menjaga keselamatan transportasi dan penumpang,” ucap dia.

Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs RD Kongo: Vitinha Incar Gol Pertamanya
Bocor ke Publik! 2 Alasan Krusial Ramadhan Sananta Mau Gabung ke Persebaya Surabaya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Daftar Pemain Ghana dan Panama di Grup L Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Austria vs Yordania di Piala Dunia 2026: Debut Bersejarah Wakil Asia Terancam di Laga Pertama
Sudah Masuk KBLI, Konten Kreator Didorong Punya NIB untuk Perkuat Legalitas
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Prediksi Skor Timnas Portugal vs RD Kongo, Duel Pembuka Grup K Piala Dunia 2026 yang Sarat Ambisi
Foto Prabowo-Gibran Dipasang di Salib Merah saat Demo di Monas, PMKRI: Simbol Dua Pendosa
