Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 23 Maret 2024 | 18.42 WIB

Pemudik Keluar-Masuk Tol Kalikangkung Diprediksi 900 Ribu Kendaraan

Gerbang Tol Kalikangkung, Semarang, Jumat (22/3). - Image

Gerbang Tol Kalikangkung, Semarang, Jumat (22/3).

JawaPos.com–PT Jasamarga Semarang-Batang memprediksi jumlah kendaraan pemudik yang keluar-masuk Gerbang Tol Kalikangkung Semarang saat arus mudik dan balik Lebaran 2024/Idul Fitri 1445 Hijriah mencapai 900 ribuan kendaraan.

Direktur Teknik dan Operasi PT Jasamarga Semarang-Batang Daru Satrio menyebutkan, 900 ribuan kendaraan itu terbagi dua. Masing-masing pada arus mudik dan balik Lebaran 2024.

”Berdasar penghitungan sementara, kami prediksi dari H-7 sampai H+7 Lebaran, kendaraan yang akan masuk ke Kalikangkung sekitar 463.000 unit atau naik 4,4 persen dibanding Lebaran tahun lalu,” kata Daru Satrio seperti dilansir dari Antara.

Untuk arus balik Lebaran, kata dia, jumlah pemudik yang keluar melalui Tol Kalikangkung diprediksi sekitar 468.000 kendaraan, atau naik 1,5 persen dibandingkan Lebaran tahun lalu.

”Jadi, kami masih melakukan assessment dan sudah berdiskusi dengan kepolisian dan Kementerian Perhubungan,” tutur Daru Satrio.

Dia mengatakan, kepadatan kendaraan pemudik diprediksi terjadi pada 6, 7, dan 8 April 2024 dengan jumlah trafik tiap hari hampir sama, tetapi puncaknya 6 April.

Mengantisipasi kepadatan arus mudik dan balik Lebaran 2024, kata dia, dimungkinkan akan dilakukan rekayasa lalu lintas. Yakni satu jalur atau one way seperti dilakukan pada Lebaran 2023.

”Pada layanan lalu lintas, kami berkoordinasi dengan kepolisian untuk menyiapkan beberapa skema pengaturan lalu lintas atas diskresi kepolisian, seperti nanti ada pengaturan one way,” ujar Daru Satrio.

Untuk mendukung sistem one way, dia menambahkan, rambu-rambu sudah disiapkan Jasamarga Semarang-Batang. Yakni sebanyak 11 set rambu lalu lintas.

”Untuk contra flow, khususnya jika terjadi kepadatan di rest area, kami identifikasi pada saat arus balik di (Rest Area) KM 389. Di situ kami sudah memperlebar U Turn, menambah jumlah rambu, dan petugas,” terang Daru Satrio.

Selain itu, Daru mengatakan, jumlah mobil derek juga ditambah empat unit dari semula berjumlah enam unit sehingga total menjadi 10 unit. Itu untuk mengantisipasi jika ada pemudik yang membutuhkan.

”Ada pula unit crane besar akan stand by di Semarang ABC atau Kantor Manyaran. Tetapi, akan mencakup sampai Kandeman (Kabupaten Batang). Jadi, sifatnya on call jika dibutuhkan,” ucap Daru Satrio.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore