Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 15 Maret 2024 | 19.06 WIB

Kembali Dilakukan, Kasus Teror Pelemparan Genteng ke Rumah Warga di Taman Sidoarjo Terjadi Lagi

Kelakuan terduga pelaku, Aslan yang terekam kamera CCTV. (Radar Sidoarjo) - Image

Kelakuan terduga pelaku, Aslan yang terekam kamera CCTV. (Radar Sidoarjo)

JawaPos.com – Kasus teror pelemparan genteng yang dialami Najunda Duhita, warga Desa Sidodadi, Kecamatan Taman, Sidoarjo kembali terjadi.

Namun, kali ini bukan hanya pecahan genteng saja yang dilemparkan, tetapi juga batu, batang pohon pisang, dan sampah plastik.

Walaupun kasus tersebut sudah berakhir damai pada 15 Januari 2024 lalu, terduga pelaku yang masih kerabat korban, Aslan, 80, ternyata kembali membuat teror.

Melansir Radar Sidoarjo, saat dikonfirmasi pada Kamis (14/3), Najunda mengatakan bahwa teror pelemparan kembali terjadi sejak 13 Februari 2024.

“Saya kira hanya sekali, ternyata berulang kali. Pada 22 Februari mengulang melempar genteng. Dilanjut 24 Februari melempar batang pohon pisang,” ungkapnya.

Kemudian, aksi pelemparan tersebut terus berlanjut menggunakan benda yang lebih bervariasi.

“Terus melempar sampah plastik, bungkus kopi, makanan ayam, dan jantung pisang dilempar ke depan rumah dan samping rumah,” jelasnya.

Ngerinya, Aslan bahkan dikabarkan sempat akan menyerang perempuan 24 tahun tersebut dengan bambu panjang.

Terakhir, terduga pelaku melemparkan genteng pada 12 Maret 2024. Untungnya aksi pelemparan tersebut tidak sampai mengenai seseorang.

Namun, akibat perbuatan pelaku, halaman rumah korban terlihat sangat kotor dan mengganggu kenyamanan.

Sebagai informasi, aksi pelemparan tersebut telah terjadi sejak 2021 dan intens dilakukan hingga menjadi viral pada Januari 2024. Pada akhirnya, kasus itu pun berakhir dengan damai.

Namun, rupanya pelaku kembali mengulangi perbuatannya. Atas kejadian tersebut, Najunda telah melapor dan mengirimkan bukti-bukti ke pihak kepolisian.

“Ini lanjutannya mau diperiksa saksi-saksi dari keluarga dan tetangga,” katanya.

Sementara itu, Kanitreskrim Polsek Taman, AKP Isbahar mengungkapkan jika pihaknya sudah menerima laporan mengenai aksi teror pelemparan batu yang kembali menimpa Najunda.

“Dari Bhabinkamtibmas sudah kami dapatkan laporannya, kami masih dalami, mohon waktunya,” ujarnya.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore