Caleg di Bondowoso, Erfin Dewi Sudanto menunjukkan surat pernyataan menjual ginjal untuk membiayai kampanye. (ISTIMEWA )
JawaPos.Com - Kabar calon legislatif (caleg) asal Bondowoso bernama Erfin Dewi Sudanto terpantau cukup memprihatinkan.
Sebelumnya, Erfin Dewi Sudanto diketahui sempat bikin heboh lantara nekat maju kampanye dengan modal minim hingga berniat jual ginjal.
Sebelumnya, Erfin Dewi Sudanto mengaku melakukan hal tersebut lantaran ingin mengabdi pada masyarakat di daerahnya.
Ya, demi berjalannya kampanye dalam pencalonannya sebagai caleg, ia berniat untuk menjual ginjal untuk modal.
Alhasil, usai pemilu 2024 telah berlangsung pada 14 Februari 2024 lalu, perolehan suara Erfin Dwi Sudanto kini kembali jadi sorotan.
Dilansir dari Radar Kudus, Selasa (20/2), Erfin diketahui maju sebagai Caleg dari Partai Amanat Nasional (PAN) dengan nomor urut 9 dapil Bondowoso 1, Jawa Timur.
Memantau kabar caleg asal Desa Bataan, Kecamatan Tenggarang, Kabupaten Bondowoso tersebut, Erfin tampaknya harus menelan kekecewaan.
Pasalnya, dalam perhitungan sementara ini, Erfin Dewi Sudanto hanya mendapat 40 suara.
Baca Juga: Masih Ingat Caleg yang Rela Jual Ginjal Demi Kampanye? Begini Kabarnya Sekarang
Berdasarkan rekapitulasi KPU dalam situs pemilu2024.kpu.go.id, yang diakses peer Selasa (20/2), Dapil Bondowoso 1 menyelesaikan penghitungan di 256 Tempat Pemungutan Suara (TPS).
Diketahui terdapat total 475 TPS yang ada atau mencapai 53,89 persen.
Sebelumnya, Erfin dikenal berdedikasi dan totalitasnya saat menjabat sebagai kades.
Namun dirinya kini tengah menghadapi tantangan ekonomi.
Ia pernah mendapatkan gaji hanya Rp 450.000 dan naik menjadi Rp 1.050.000.
Di akhir masa jabatannya, Erfin mengaku bahkan sempat menjual rumah warisannya untuk kegiatan desa.
Pasca masa jabatannya, Erfin mencoba kembali maju dalam Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di Desa Bataan.
Namun usahanya gagal karena biaya pendaftaran yang tinggi. Ia juga sempat mencalonkan diri di Pilkades Desa Kajar namun tidak lolos tahap administrasi.
Pertemuan dengan ketua partai di Bondowoso membuka peluang baginya untuk maju sebagai caleg DPRD Bondowoso.
Baca Juga: Profil Erfin Dewi Sudanto, Caleg di Bondowoso yang Nekat Jual Ginjal Demi Danai Kampanye
Meskipun awalnya ragu karena kondisi ekonomi yang sulit, Erfin akhirnya setuju untuk maju, didorong oleh dukungan dari ketua partai.
Namun, realitas pemilihan membuat Erfin sadar akan kebutuhan modal uang yang besar.
Hal ini terutama diperlukan untuk kegiatan sosial dan interaksi dengan masyarakat, di mana warga kerap bertanya tentang insentif finansial.
Erfin akhirnya memutuskan untuk menjual ginjalnya sebagai solusi untuk mendanai kampanyenya.
Menurut Erfin, keputusan menjual ginjal bukanlah untuk kepentingan pribadi, melainkan untuk masyarakat.
Jika terpilih, ia berjanji akan menggunakan 50 persen dari gajinya untuk kegiatan kemasyarakatan.
“Yang terpenting jiwa kita, hati nurani kita dan ruh kita yang akan dikenang oleh masyarakat,” tutur Erfin.
***

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
Persebaya Surabaya Cetak Prestasi! Masuk 8 Klub Indonesia Lolos Lisensi AFC Champions League Two Tanpa Syarat
10 Rekomendasi Bubur Ayam Paling Favorit di Surabaya, Terkenal Lezat dan Jadi Langganan Pecinta Kuliner Pagi
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
