
Pengendara melintas di dekat halte di Jalan Soekarno-Hatta Bangkalan, Rabu (24/1). (VIVIN AGUSTIN HARTONO/JPRM)
JawaPos.com - Berbagai persiapan terus digarap untuk menunjang dan mengoptimalisasi Bus Trans Jatim Koridor V rute Surabaya–Bangkalan yang akan beroperasi dalam waktu dekat.
Salah satu persiapannya juga dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan. Pemkab dikabarkan tengah merencanakan penambahan jumlah halte untuk rute tersebut.
Dilansir Radar Madura (JawaPos Grup), pada Selasa (30/1), lokasi penambahan halte itu berada di wilayah Junok. Tujuannya, untuk mengakomodasi masyarakat yang hendak pergi ke wilayah utara.
”Kami berencana menambah halte, terutama di Junok, karena ada akses menuju Kecamatan Tanjungbumi,” jelas Kabid Lalu Lintas (Lalin) Dishub Bangkalan Ariek Moein.
Sebelumnya, Ariek mengatakan, terdapat 17 halte yang akan dipersiapkan untuk operasional Bus Trans Jatim Koridor V rute Surabaya–Bangkalan tersebut.
Ke-17 halte tersebut akan tersebar di Surabaya dan Bangkalan. Rinciannya, sembilan halte akan berada di sisi Kota Surabaya dan delapan halte lainnya akan disiapkan di sisi Kabupaten Bangkalan.
Untuk lokasi tepatnya, halte tersebut diketahui akan tersebar di daerah Tangkel, Burneh, Junok, dan Terminal Bangkalan. ”Sementara berdasarkan mapping, Trans Jatim memiliki empat titik lokasi penjemputan,” jelasnya Rabu (24/1).
Dalam kesempatan itu, Ariek juga membeberkan terkait waktu pembukaan operasional Bus Trans Jatim Koridor V rute Surabaya - Bangkalan yang kemungkinan besar akan mulai dibuka pada Oktober mendatang.
Selain berencana menyiapkan halte baru, Pemkab Bangkalan saat ini juga sedang mulai melakukan uji coba kendaraan yang akan dijadikan sebagai feeder.
Diketahui, uji coba tersebut merupakan bagian dari upaya pemkab untuk melakukan sosialisasi Bus Trans Jatim Koridor V rute Surabaya - Bangkalan ini. ”Kami sudah melakukan sosialisasi kepada masyarakat,” katanya.
Disisi lain, Wakil Ketua DPRD Bangkalan Fatkurrahman mendukung rencana perluasan Trans Jatim yang dilakukan pemprov. Ia berharap, dengan tarif yang sedikit lebih rendah, transportasi itu dapat lebih mempermudah masyarakat.
”Semoga berdampak positif kepada masyarakat, meskipun keuntungan di sektor PAD akan diambil alih oleh provinsi,” ungkap Fatkurrahman.

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
