
Sejumlah warga mendekat usai penggeledahan rumah seorang terduga teroris di Kampung Kenting, Kelurahan Mojo, Kecamatan Pasar Kliwon, Kota Solo, Jawa Tengah./
JawaPos.com - Anggota Densus 88 Antiteror Polri melakukan penggeledahan di kediaman seorang yang diduga terlibat dalam aktivitas terorisme.
Kejadian ini berlangsung di RT 06/RW 03 Kampung Kenting, Kelurahan Mojo, Kecamatan Pasar Kliwon, Kota Solo, Jawa Tengah pada hari Kamis (25/1).
Penggeledahan dilakukan setelah seorang warga berinisial M (50) diamankan oleh petugas setelah melaksanakan shalat Subuh di masjid setempat.
Saat itu, Ketua RW 03 Kelurahan Mojo, Sulityono, mendapatkan pemberitahuan dari pihak kepolisian untuk datang ke lokasi di sekitar tanggul Kelurahan Mojo, Pasar Kliwon.
Meskipun dia hadir di lokasi RT 06, Sulityono tidak mengetahui secara langsung proses penangkapan saudara M yang terjadi setelah pelaksanaan shalat Subuh.
"Saya kemudian ketemu anggota Densus 88 yang menanyakan rumahnya M. Saya kemudian merapat ke lokasi rumah M yang dalam kondisi tertutup," ungkapnya, dilaporkan dari Antara News, Jumat (26/1).
Dia lalu menanyakan kepada penduduk setempat tentang lokasi rumah M, dan mendapat informasi bahwa istri M adalah seorang guru di Taman Kanak-Kanak (TK).
Personel Linmas kemudian menjemput istri M untuk proses penggeledahan oleh anggota Densus 88 di rumahnya.
Tim Densus 88 melakukan penyelidikan di rumah terduga teroris M sekitar satu jam dan berhasil menyita beberapa barang, seperti pisau, pedang, golok, dua buku, senapan angin, puluhan gotri, tiga busur panah, enam anak panah, dan detektor logam.
11 item ini dianggap sebagai barang bukti yang berhasil diamankan oleh petugas Densus 88.
Berdasarkan informasi dari warga setempat, M biasanya berdagang aksesoris telepon seluler setiap hari di Pasar Klitikan.
Karena perilakunya di lingkungan kampung terlihat biasa-biasa saja, warga setempat sangat terkejut saat mengetahui bahwa M telah ditangkap oleh Densus 88.
"Saya sering ketemu M, orangnya terbuka dan istrinya juga begitu. Sehingga warga kaget kenapa dia terlibat itu. Dia ditangkap di dekat rumahnya usai shalat Subuh," Ungkap Suprapto, salah seorang warga di Kampung Kenting tersebut.
Selain di Kota Solo, anggota Densus 88 Antiteror Polri juga berhasil menangkap lima terduga yang diduga terlibat dalam aksi terorisme di Sukoharjo, tiga orang di Boyolali, dan satu orang lagi di Karanganyar.
Kepala Kepolisian Resor Boyolali, Ajun Komisaris Besar Polisi Petrus Parningotan Silalahi, saat dihubungi terpisah, membenarkan kejadian penangkapan tersebut.

Prediksi Skor Paraguay vs Australia di Piala Dunia 2026: Berebut Tiket 32 Besar Namun Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Tancap Gas Bombardir Gawang La Nati
Prediksi Skor Turki vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2026: The Stars & Stripes Berburu Rekor Sempurna di Fase Grup
Prediksi Skor Jepang vs Swedia di Piala Dunia 2026: Samurai Biru Incar Tiket 32 Besar di Laga Penentuan
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Wajib Menang Demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026: Oranje Wajib Menang demi Amankan Tiket 32 Besar
Profil Wakil Ketua BEM UI Fathimah Azzahra yang Konsisten Mengkritik Program MBG
Prediksi Skor Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026: Mimpi Buruk Al-Annabi Belum Usai
Prediksi Skor Curacao vs Pantai di Piala Dunia 2026: Misi Les Éléphants Menang demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Cs Siap Pesta Gol di Laga Penentuan
