
Ilustrasi./(Afrizal/JPRK)
JawaPos.com – Tahap II pengadaan tanah untuk Tol Kediri-Tulungagung yang akan jadi akses ke Bandara Internasional Dhoho Kediri telah dimulai pada minggu ini berbarengan dengan penyelesaian tahap I yang diketahui masih belum sepenuhnya rampung.
Pengadaan tanah tahap II sengaja dipercepat bahkan sebelum tahap I selesai dikarenakan, jadwal operasional Bandara Internasional Dhoho Kediri diketahui sudah semakin dekat.
Alhasil, pembangunan fisiknya pun akan dipercepat, yakni pada Februari 2024 mendatang.
Pada pengadaan tanah tahap I, progresnya hingga Minggu (21/1) lalu telah mencapai 58 persen untuk Kota dan Kabupaten Kediri. Rinciannya, Kabupaten Kediri sudah mencapai 90,35 persen. Sedangkan di Kota Kediri baru 35,40 persen bidang tanah yang siap dibangun.
Kemudian dalam pengadaan tanah tahap II, Tim Pengadaan Tanah (TPT) Jalan Tol Kediri-Tulungagung harus kembali membebaskan 18,5 hektare lahan untuk menunjang akses ke Bandara Internasional Dhoho Kediri.
Pengadaan tanah tahap II ini dimulai dengan pemasangan patok right of way (RoW) tol.
“Kami yang di Kota Kediri sedang melakukan pematokan RoW (right of way) untuk penlok (penetapan lokasi) tahap II,” kata Ketua TPT Jalan Tol Kediri-Tulungagung Linanda Krisni Susanti, seperti yang dikutip Radar Kediri (JawaPos Grup), pada Selasa (23/1).
Pada penlok tahap II ini, menurut perempuan yang akrab dipanggil Nanda itu, pengadaan tanah akan terjadi di delapan kelurahan Kota Kediri.
Namun, pihaknya akan mendahulukan ruas jalan yang menjadi akses ke bandara.
Diantaranya, Kelurahan Semampir, Kecamatan Kota. Serta, Kelurahan Mojoroto, Gayam, dan Bujel di Kecamatan Mojoroto.
“(Pelaksanaan) pertama akses bandara lagi. Matok-nya juga. Setelah itu melanjutkan sisanya yang di kelurahan lain yang di Kota Kediri sampai ke selatan,” lanjutnya.
Nanda menyebut, hingga kemarin pematokan sudah dilakukan di dua kelurahan, yakni Kelurahan Bujel dan Gayam.
Setelah pematokan di dua kelurahan itu selesai, TPT akan melakukan pematokan di dua kelurahan lainnya, yakni Kelurahan Mojoroto dan Kelurahan Semampir.
Selanjutnya, setelah penlok itu selesai, Nanda menyebut pihaknya akan segera melakukan sosialisasi kepada warga yang tanahnya terdampak seperti tahap 1.
“Habis itu nanti dilakukan sosialisasi seperti tahap 1. Setelah sosialisasi, baru nanti warga memasang patok bidang tanahnya,” terang Nanda sembari menyebut pemasangan patok bidang akan diikuti dengan pengukuran tanah.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
