
Peringatan Hari Relawan PMI yang dirangkai dengan simulasi penanganan darurat kebakaran kolaborasi PMI dengan PSC 119 dan Damkar Bantul di Lapangan Paseban, Bantul, 26 Desember 2022. (GUNTUR AGA TIRTA
JawaPos.com – Kala itu matahari masih jauh untuk tepat berada di atas kepala. Sekitar pukul 7.58 WIB, 26 Desember 2004, gempa berkekuatan 9,3 skala richter mengguncang Aceh.
Tak lama berselang, sebuah gelombang tsunami menghantam sepanjang pantai pesisir yang berhadapan langsung dengan Samudra Hindia.
Berbagai wilayah akibat tsunami setinggi 30 meter pun porak-poranda. Aceh menjadi wilayah yang terdampak paling parah.
Gelombang itu juga melanda Sri Lanka, Thailand, dan India.
Bencana gempa dan tsunami Aceh tersebut mengakibatkan lebih dari 200 ribu jiwa meninggal dunia. Tak hanya itu, kerugian materi mencapai Rp 51,4 triliun.
Bencana dahsyat itu pun mengundang berbagai bantuan datang ke Serambi Mekkah, termasuk dari organisasi kemanusiaan, Palang Merah Indonesia (PMI).
Baca Juga: Resep Snack Ubi Jalar dengan Parmesan, Bisa Jadi Camilan Saat Liburan Natal dan Tahun Baru
Relawan PMI dari seluruh penjuru Indonesia datang untuk membantu masyarakat Aceh tak kenal lelah dan tak terhentikan.
Aksi para Relawan PMI pada bencana Tsunami Aceh 2004 telah memotivasi generasi muda untuk bergabung menjadi sukarelawan saat itu.
Belum genap setahun berlalu dari peristiwa itu, PMI dianugerahkan penghargaan 'Henry Dunant Medale' pada 11 November 2005 di Seoul, Korea Selatan.
Penghargaan ini diberikan kepada PMI karena kontribusi para relawannya dalam penanggulangan bencana Tsunami Aceh.
Selain itu, pada tahun yang sama, Presiden RI saat itu, Susilo Bambang Yudhoyono menetapkan hari peristiwa besar yang melanda Aceh tersebut diperingati sebagai Hari Relawan PMI sebagai bentuk penghargaan kepada relawan PMI.
Selain diperingati sebagai Hari Relawan PMI, peristiwa Tsunami Aceh pun direkam dalam sebuah museum yang dirancang oleh Ridwan Kamil.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
