
Seorang pekerja yang mengejakan proyek Pasar Kertosono (Ilmidza Amalia Nadzira/JPRK)
JawaPos.com – Pemasangan eskalator di Pasar Kertosono, Nganjuk, Jawa Timur, dikabarkan mundur dari jadwal.
Berdasarkan informasi, kemunduran pemasangan eskalator tersebut dikarenakan dua unit eskalator dari Tiongkok belum tiba hingga Selasa (19/12) kemarin.
Sedangkan pihak kontraktor menargetkan, eskalator akan dipasangkan Rabu (20/12) ini, guna Selasa (26/12) nanti proyek lantai dua Pasar Kertosono bisa rampung.
"Sampai sekarang (kemarin, Red) kami masih menunggu kedatangan eskalator," ujar Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Nganjuk Gunawan Widagdo dilansir Radar Kediri.
Lebih kanjut, dua unit eskalator ini sudah tiba di Indonesia, dan saat ini masih di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta.
Sebelumnya unit eskalator ini sudah memenuhi pengecekan dari pihak Bea Cukai.
“Dari pelaksana informasi surat penyerahan barang atau delivery order (DO) kontainer sudah keluar tanggal 18 Desember. Tinggal menunggu antrean truk dan surat pajak dari Bea Cukai untuk bisa diberangkatkan ke Kertosono,” ujarnya.
Kemungkinan dua unit eskalator ini akan datang terlambat dan berpengaruh saat pemasangan yang pasti akan mengalami kemunduran.
Menurut Gunawan penggunaan eskalator ini di Pasar Kertsono tidak menjadi pasar tradisional yang kumuh.
Namun, menjadi sebuah pasar tradisional yang mirip sebuah mall. Hanya sistem penjualan masih tradisional.
“Kami pakai cara yang mencerdaskan. Perlindungan pasar tradisional tidak harus memberi uang, tapi bisa dengan fasilitas,’’ katanya.
Pengawas Proyek Pasar Kertosono Agung mengungkapkan bahwa pihaknya ini juga sedang menunggu kedatangan dari dua unit eskalator. Karenanya dua unit eskalator itu yang berharga Rp 1,3 miliar sudah lunas ke perusahaan penyedia barang tersebut.
“Kami juga waswas karena barangnya sudah dibayar lunas,” ujar Agung.
Pihak kontraktor juga melakukan pengaspalan jala di sekitar Pasar Kertosono. Mereka juga akan mengerjakan GWT (ground water tank, red), rumah genset, taman, parkir, dan cover bangunan depan.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
