
Proyek pasar Kertosono
JawaPos.com – Rencana pemasangan dua eskalator untuk mempercantik tampilan pasar Kertosono bak sebuah mall agaknya akan segera direalisasikan dalam waktu dekat.
Pasalnya, kedua unit eskalator yang akan dipasang itu diketahui telah datang dan mendarat di Indonesia. Dilansir Radar Kediri (JawaPos Grup), dua eskalator itu merupakan hasil impor dari Tiongkok.
Kedatangan dua unit eskalator itu juga turut dikonfirmasi oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Nganjuk Gunawan Widagdo, pada Rabu (18/12).
“Sudah tiba di Tanjung Priok, Jakarta. Hari ini (kemarin, Red) kemungkinan perjalanan ke Nganjuk,” ujar Gunawan Widagdo, seperti yang dikutip Radar Kediri (JawaPos Grup), pada Rabu (20/12).
Lebih lanjut Gunawan juga menjelaskan bahwa eskalator memang sengaja diimpor dari Tiongkok karena ditinjau dari segi kualitas dan harga, eskalator tersebut sudah memenuhi keinginan pihaknya.
Tak main-main, untuk dapat membeli dua unit eskalator tersebut, pemerintah harus menggelontorkan dana sebesar Rp1,3 miliar.
Sementara itu, pemasangan eskalator rencananya akan segera dilakukan setelah eskalator itu tiba di pasar Kertosono.
“Setelah datang langsung dipasang,” tandas Gunawan, seperti yang dikutip Radar Kediri (JawaPos Grup), pada Rabu (20/12).
Seperti yang diberitakan sebelumnya, pemasangan eskalator di pasar Kertosono itu tidak hanya dilakukan untuk menghubungkan lantai 1 dengan 2 saja, tetapi juga untuk memberikan kenyamanan yang efektif bagi para pengunjung.
Sementara itu, sembari menunggu kedatangan eskalator di pasar Kertosono, rekanan masih terus memfokuskan pengerjaan finishing pasar terlebih dulu agar penyelesaiannya dapat sesuai dengan kontrak.
Diketahui, dalam kontrak yang telah disepakati, pembangunan pasar termasuk di dalamnya lantai 2, trotoar, dan taman harus selesai pada 26 Desember mendatang, atau lebih tepatnya hanya sekitar seminggu lagi dari sekarang.
Dana yang disiapkan sebelumnya tidak akan cair jika rekanan terlambat menyelesaikan proyek tersebut, karena penyerapan anggaran 100 persen baru bisa dilakukan jika pengerjaan sudah tuntas dan laporan pertanggungjawaban (LPj) telah dibuat. Selain itu, rekanan juga akan dikenai denda.
Setelah nanti pembangunan lantai 2 pasar Kertosono selesai, Dinas PUPR akan menyerahkan bangunan tersebut ke Disperindag selaku pengelolaan pasar Kertosono.
Setelah itu, barulah para pedagang pasar Kertosono bisa mulai menempati los di lantai 2.

11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
