
Unit Inafis Polres Malang membawa jenazah korban bunuh diri di Boro Bugis, Saptorenggo, Pakis, Malang.
JawaPos.com – Pendampingan psikologis kepada AK, 12, anak yang ditinggal oleh ayah, ibu, dan saudara kembarnya karena bunuh diri terus dilakukan. Ada dua instansi yang memberi pendampingan itu, yaitu Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (UPPA) Polres Malang dan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Malang.
Dilansir dari Radar Malang (Jawa Pos Group), dari hasil assessment awal yang dilakukan pada Selasa lalu (12/12), kondisi AK dinilai masih stabil. Meski begitu, assessment lanjutan masih perlu dilakukan.
“Setelah tujuh hari nanti akan dilakukan assessment secara intens,” terang Kanit PPA Polres Malang, Aiptu Erlehana.
Fie Atka selaku Kepala UPT PPA DP3A Kabupaten Malang menambahkan, saat pertama pihaknya berkunjung, AK memang terlihat stabil. Namun, dia masih syok dengan kejadian pada Selasa pagi (12/12) di RT 03/RW 01 Dusun Boro Bugis, Desa Saptorenggo, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang.
Seperti yang telah diketahui, ada tiga korban dalam kasus bunuh diri sekeluarga yaitu Wahab Efendi, 44, Sulikhah, 40, dan AR, 12, saudara kembar AK.
Dalam psikologi kedukaan, Fie Atka menyebut bila pada periode awal-awal, seseorang yang kehilangan cenderung belum merasa kehilangan. Sebab, pada fase itu masih banyak orang-orang yang datang dan memberikan support.
“Saat sudah melewati tujuh hari dan intensitas orang yang datang mulai berkurang, biasanya mulai terasa (kehilangan),” ucapnya.
Fie Atka memastikan bila AK tidak mengalami gejala-gejala yang dikhawatirkan, seperti susah tidur dan tak mau makan. Mereka akan kembali lagi berkunjung setelah tujuh hari lagi.
Kini AK tinggal di rumah neneknya, di Desa Sekarpuro, Kecamatan Pakis. Pihaknya juga sudah meninggalkan kontak kepada pihak keluarga, sehingga bisa setiap saat dihubungi.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Fenerbahce vs Lyon di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027, Tuan Rumah Dilarang Kalah!
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche: Comeback The Blue and Whites di La Liga Bakal Sengit!
Prediksi Skor Pisa vs Empoli di Coppa Italia: Azzurri Bisa Menang Lewat Adu Penalti!
Prediksi Skor Palermo vs Lecce di Coppa Italia, Inzaghi Siap Bikin Kejutan
Prediksi Skor Dinamo Zagreb vs Viking di Liga Champions: Skuad Modri Datang dengan Modal Bagus!
BEM UI dan Puluhan Aliansi Mahasiswa Bakal Gelar Demo Besar di Bundaran HI Besok, Ini 8 Tuntutannya
Prediksi Skor Cremonese vs Sampdoria di Coppa Italia, Optimisme Marco Giampaolo
Prediksi Levski Sofia vs AEK Athens: Misi Besar Tuan Rumah Kembali ke UCL Usai Absen 2 Dekade
Rela Kesampingkan Urusan Pribadi, Perjuangan Ibu Atlet Sepak Bola Masa Depan Indonesia
Prediksi Skor Thailand vs Singapura di Semifinal Piala AFF 2026, Gajah Perang Unggul Agregat 3-1
