Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa saat menghadiri peringatan Hari Antikorupsi se-Dunia di Jakarta pada Selasa (12/12). (ANTARA/Pemprov Jatim)
JawaPos.com - Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa menyampaikan komitmennya untuk mencegah dan memberantas tindakan korupsi di sejumlah sektor di wilayah provinsi setempat.
Oleh sebab itu, ia menyerukan kepada seluruh elemen untuk bahu-membahu bekerja sama dalam memperkuat sinergi guna mencegah praktik korupsi, khususnya dalam pemerintahan.
Dilansir dari Antara pada Rabu (13/12), hal itu disampaikan oleh Gubernur Khofifah ketika menghadiri peringatan Hari Antikorupsi se-Dunia di Jakarta pada Selasa (12/12).
"Antikorupsi bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah saja, tapi merupakan tanggung jawab kita semua. Mari kita jaga integritas dan mentalitas dalam setiap tindakan. Jadikan dunia penuh kejujuran dan amanah," ujarnya.
Mantan Menteri Sosial itu percaya bahwa dengan koordinasi dan sinergi yang kuat, pencegahan korupsi di segala sektor dapat diperketat.
Menurutnya, apabila tindakan korupsi dapat dicegah, pada akhirnya segala proses pembangunan akan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi kesejahteraan masyarakat.
"Salah satu upaya yang dilakukan untuk melakukan pencegahan korupsi yakni dengan mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih," ucap Gubernur Jatim.
Khofifah menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim telah mengimplementasikan beberapa program dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), seperti Strategi Nasional Pencegahan Korupsi (Stranas PK), mengikuti Survei Penilaian Integritas (SPI), serta Monitoring Center for Prevention (MCP).
Dirinya menjelaskan bahwa usaha pemberantasan korupsi di Jatim dilakukan melalui tujuh area.
Yakni perencanaan dan penganggaran APBD, pengadaan barang dan jasa, perizinan, pengawasan Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP), manajemen ASN, optimalisasi pajak daerah, dan pengelolaan barang milik daerah.
"Upaya pengawasan dan pengendalian di internal pemerintah terus kita kuatkan. Yakni dengan memaksimalkan peran APIP untuk ikut mengawal dan mengawasi berbagai program termasuk penganggaran," tutur khofifah.
Fungsi pengawasan tersebut dilaksanakan agar program atau anggaran yang sudah dialokasikan tidak terjadi penyimpangan dan penyalahgunaan sehingga bisa tepat sasaran, transparan, dan akuntabel.

Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
Sebut Sumbar 'Barbar' dan Kristen Fobia, DPP IKM Siap Laporkan Abu Janda ke Mabes Polri Selasa Besok!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
9 Mall Terbaik di Semarang, Selalu Jadi Andalan Wisatawan Saat Liburan Cari Hiburan
