Tim Inafis Polresta Malang Kota mengevakuasi jenazah korban dari rumahnya, Kelurahan Arjosari, Kecematan Blimbing, Malang, Jumat (8/12) (Sumber: relawan Radar Malang)
JawaPos.com - Seorang pria lanjut usia (lansia) bernama Suwito, warga Arjosari, kecamatan Blimbing, Malang, Jawa Timur nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di dalam kamar, pada Jumat (8/12) kemarin.
Dilansir JawaPos.com dari Radar Malang (Jawa Pos Group) Sabtu (9/12), Jenazah Suwito (65) ditemukan oleh istrinya sekitar pukul 10.00 WIB.
Salah satu saksi kejadian yang merupakan tetangga korban, Riono menyampaikan, dia mengetahui jenazah Suwito karena diminta tolong oleh istri korban.
Diketahui, Riono mengaku sebelum kejadian, dia sempat menyapa korban yang duduk di depan teras rumah sambil memotong kuku.
Pada saat itu, Riono menjelaskan bahwa dirinya akan mengantarkan anaknya ke sekolah.
Kemudian siang harinya sekitar pukul 10.00, Riono yang lagi istirahat tiba-tiba didatangi istri korban.
Pada awalnya, dia tidak mengerti maksud kedatangan istri Suwito. Namun setelah diajak menjenguk ke kamar, dia mengetahui bahwa Suwito tewas dalam keadaan tergantung.
Baca Juga: Tega dan Bejat! Pria Lansia Berusia 61 tahun di Gresik Tega Cabuli Anak Tirinya yang Masih Sekolah Dasar
Korban diketahui tergantung di posisi pojok kamar dan lehernya terlilit tampar yang diikatkan ke salah satu kayu atap kamar.
"Korban gantung diri di dalam kamar," ujar Riono seperti yang dikutip Jawa Pos dari Radar Malang (Jawa Pos Group), Sabtu (9/12).
Menurut Riono, korban merupakan warga yang baik. Dia mengaku jika dirinya tidak pernah mendengar berita miring tentang korban.
Dia juga tidak pernah mendengar Suwito cekcok dengan istrinya maupun ramai persoalan keluarga. Riono menjelaskan bahwa pada pagi itu, istri Suwito sedang di luar.
Saat pulang, istri korban diketahui hanya mendapati sandal suaminya. Karena hal itu, sang istri kemudian berinisiatif mencari dan menemukan suaminya sudah tak bernyawa dengan cara gantung diri.
Hingga artikel ini dimuat, belum diketahui motif bunuh diri Suwito. Mendapati hal tersebut, pihak keluarga segera menghubungi perangkat desa dan melapor ke Polsek Blimbing.
"Kemudian langsung di bawa ke RSSA untuk dilakukan visum luar. Tapi keluarga menolak untuk diotopsi," kata Riono.
Baca Juga: Listrik Diancam Dicabut karena Telat Bayar Oleh Petugas PLN, Seorang Lansia Tewas di Rumahnya
Terpisah, Kapolsek Blimbing Kompol Partahan Octavianees Panjaitan mengatakan, pihaknya sudah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
"Hasil olah TKP petugas inafis dan pemeriksaan luar tidak ditemukan tanda kekerasan," tuturnya.
Kemudian sesudah di visum luar, jenazah korban dikembalikan kepada keluarga karena mereka menolak untuk dilakukan otopsi.
"Untuk motifnya masih belum kami ketahui. Saat ini keluarga sedang berduka, tapi akan kami mendalami terus," ucap Kompol Partahan Octavianees Panjaitan.
***

Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
Sebut Sumbar 'Barbar' dan Kristen Fobia, DPP IKM Siap Laporkan Abu Janda ke Mabes Polri Selasa Besok!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
9 Mall Terbaik di Semarang, Selalu Jadi Andalan Wisatawan Saat Liburan Cari Hiburan
