
Anggota Polres Jember berjaga di depan kantor yang digeledah tim KPK di Jalan Trunojoyo 3, Kelurahan Kepatihan, Kecamatan Kaliwates, Kabupaten Jember.
JawaPos.com–Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah salah satu kantor di Jalan Trunojoyo, Kelurahan Kepatihan, Kecamatan Kaliwates, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Rabu (22/11). Penggeledahan itu terkait pengembangan kasus operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur.
Sebuah minibus putih yang dikawal mobil polisi memasuki halaman kantor salah satu CV di Kabupaten Jember, Rabu (22/11), sekitar pukul 10.00 WIB. Tim penyidik KPK enggan memberikan keterangan. Namun, ketika ditanya apakah penggeledahan itu terkait dengan kasus OTT di Bondowoso, seorang anggota tim KPK membenarkan hal itu.
”Benar, masih ada kaitannya dengan penyelidikan di Bondowoso,” kata seorang anggota tim penyidik KPK seperti dilansir dari Antara di Kabupaten Jember.
”Langsung tanya ke atasan saja, ya,” kata dia.
Sebanyak lima orang penyidik KPK tampak memasuki kantor tersebut dan mengumpulkan dokumen yang diperlukan. Selain petugas, siapa pun dilarang mendekat ke ruangan kantor yang dijaga aparat kepolisian tersebut.
Selanjutnya, sekitar pukul 13.00 WIB, datang lagi sebuah minibus ke kantor itu dan delapan orang langsung turun membantu tim yang sudah tiba lebih dulu.
Warga di sekitar lokasi penggeledahan tidak banyak yang tahu saat mobil penyidik KPK memasuki halaman kantor tersebut. Namun demikian, pihak KPK memanggil ketua RT setempat untuk menjadi saksi saat penggeledahan dilakukan di kantor itu.
Ketua RT 3, RW 3, Kelurahan Kepatihan, Kecamatan Kaliwates, Arief Bambang Irawan mengatakan, dia diminta untuk menyaksikan proses penggeledahan. Tapi tidak mengetahui secara pasti isi dokumen dan barang bukti yang disita oleh tim penyidik KPK.
”Saya hanya diminta untuk hadir dalam kapasitas sebagai saksi saja untuk penggeledahan. Namun, secara detail, saya tidak tahu terkait kasus apa,” papar Arief.
Arief juga diminta menandatangani sebuah berkas yang menerangkan bahwa dia menjadi saksi atas penggeledahan tim penyidik KPK tersebut.
Sebelumnya, KPK telah mengumumkan empat orang tersangka dalam kasus dugaan korupsi suap pengurusan perkara di Kejaksaan Negeri (Kejari) Bondowoso. Yakni Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Bondowoso Puji Triasmoro (PJ), Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus Kejari Bondowoso Alexander Kristian Diliyanto Silaen (AKDS), serta dua pengendali CV Wijaya Gemilang yakni Yossy S. Setiawan (YSS) dan Andhika Imam Wijaya (AIW).
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022