Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 18 November 2023 | 07.22 WIB

Khofifah Indar Parawansa Terima Penghargaan Tokoh Peduli Masjid dari Dewan Masjid Indonesia

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. - Image

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

JawaPos.com–Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menerima penghargaan sebagai Tokoh Peduli Masjid dari Pengurus Pusat Dewan Masjid Indonesia (PP DMI). Penghargaan tersebut berdasar SK PP DMI No. 192.A/I/SK/PP.DMI/XI/2023.

Penghargaan tersebut diserahkan Ketua Pengurus Pusat Dewan Masjid Indonesia Jusuf Kalla kepada Gubernur Khofifah saat acara Penganugerahan Masjid Award II DMI Jawa Timur di Auditorium Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) Kampus B Surabaya, Selasa (14/11) malam.

Penghargaan diberikan kepada Gubernur Khofifah, karena selama kepemimpinannya dinilai peduli terhadap masjid. Baik dalam pengelolaan maupun dalam berbagai kegiatan di masjid.

Gubernur Khofifah menyampaikan penghargaan itu menjadi penyemangat dan penguat komitmen untuk terus berupaya memakmurkan masjid.

”Alhamdulillah penghargaan ini kami dedikasikan kepada seluruh imam masjid di Jatim, termasuk para marbot dan seluruh pengelola masjid yang terus berupaya memakmurkan masjid dan jemaahnya,” kata Khofifah.

Khofifah mengatakan, Pemprov Jatim terus memberikan perhatian kepada para imam masjid. Salah satunya melalui pemberian program uang kehormatan imam masjid (UKIM) yang diberikan kepada imam-imam masjid di Jatim.

”Uang tunjangan bagi imam masjid ini menjadi bentuk penghormatan kami bagi seluruh imam masjid di Jatim. Semoga tunjangan ini memberikan semangat bagi imam-imam masjid untuk terus memakmurkan masjid,” ujar Khofifah.

Khofifah menambahkan, masjid diharapkan tidak hanya sebagai tempat ibadah. Namun juga sebagai majelis ilmu yang mampu mendorong pemberdayaan umat termasuk di bidang ekonomi.

”Bagaimana masjid ini juga bisa mendorong pemberdayaan ekonomi umat dan masyarakat di sekitarnya. Sekaligus juga sebagai pusat pendidikan umat," tutur Khofifah.

Dia juga mendorong agar setiap masjid harus mulai bergerak melakukan inovasi dengan memanfaatkan teknologi dan media digital. Dengan harapan syiar dan dakwah masjid bisa lebih maksimal dan jangkauannya pun lebih luas.

”Salah satunya dengan mengembangkan transformasi digital. Karena sangat mungkin ke depan pelayanan masjid menggunakan digital artificial intelligence (AI),” ujar Khofifah.

Sementara itu, Ketua PP DMI Jusuf Kalla mengatakan, masjid memiliki fungsi untuk memakmurkan jemaahnya. Untuk itu perlu dibangun suatu sistem di mana masjid menjadi tempat yang berimbas pada kesejahteraan masyarakat lewat ilmu dan keterampilan.

”Memakmurkan masjid gunanya agar masyarakat kita lebih maju dan mengerti agamanya. Masjid boleh bagus bangunannya, tapi alangkah lebih bagus jika ada banyak kegiatan di masjid, apalagi yang berkaitan dengan ilmu dan ekonomi,” kata Jusuf Kalla.

Sebelumnya, Wakil ketua PW DMI Jawa Timur KH Muhammad Sujak menyampaikan terima kasihnya kepada Gubernur Khofifah atas perhatian yang ditujukan pada masjid. Terutama terkait berbagai tunjangan yang diberikan kepada imam masjid di Jawa Timur.

”Dalam lima tahun terakhir ini banyak sekali kebaikan Ibu Gubernur untuk masjid di Jatim. Terdapat 51.952 masjid yang terdaftar dalam DMI Jatim, dan para imam masjid mendapatkan uang kehormatan imam masjid,”
ungkap KH Muhammad Sujak.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore