
Mekarnya Pohon Tabebuya di Jalanan Magelang jadi daya tarik warga sekitar.
JawaPos.com - Pemandangan cantik bunga warna-warni bak di Negeri Sakura terlihat menghiasi kota Magelang beberapa bulan ini. Pasalnya, pohon Tabebuya dengan warna merah muda, putih, kuning, dan ungu ini menghiasi sepanjang jalan perkampungan di Kota Magelang dan Kabupaten Magelang.
Pada pergantian musim baik dari penghujan ke kemarau maupun dari kemarau ke penghujan, tanaman Tabebuya ini memang akan tumbuh lebih lebat ditambah dengan bunga yang kian bermekaran.
Pantauan Radar Semarang (Jawa Pos Group), masyarakat Magelang dan sekitarnya berbondong-bondong mendatangi kawasan yang ditanami pohon bernama latin handroanthus chrysotrichus tersebut. Mekarnya tanaman yang berasal dari Brasil ini jadi daya pikat tersendiri bagi masyarakat Magelang dan sekitarnya untuk berswafoto di sekeliling pohon Tabebuya hingga menjadi viral di media sosial.
Warga asal Jogjakarta, Dwi Riyanto ini misalnya, ia datang langsung dari kota pelajar menuju ke Magelang karena penasaran dengan yang sedang viral di media sosial.
"Penasaran seindah apa sih, jadi saya langsung gas dari Jogjakarta. Dan emang bener, lokasinya bener-bener indah, meskipun ramai tapi tetap keren," tuturnya.
Miripnya pohon Tabebuya dengan pohon Sakura membuat suasana kota Magelang menjadi seperti berada di Jepang. Namun bila dilihat secara detail, bunga Tabebuya memiliki perbedaan signifikan bila dibandingkan langsung dengan bunga Sakura. Bunga Sakura memiliki ukuran lebih kecil umumnya 5-100 kelopak tergantung varietasnya, sedangkan Tabebuya berbentuk seperti terompet dengan panjang 5-8 cm.
Pohon Tabebuya ini bermekaran di sepanjang jalan protokol mulai dari kawasan Artos Magelang hingga Palbapang, Mungkid. Terlihat pula di sepanjang Jalan Soekarno-Hatta, Sawitan. Kemudian di Jalan Sarwo Edhi Wibowo, Jalan Ahmad Yani, sampai Jalan Pahlawan, Kota Magelang.
Di sepanjang jalan menuju Dusun Ngletoh, Payaman, Secang, pohon Tabebuya ini terlihat mulai bermekaran. Salah satu warga bernama Slamet Ismail mengungkapkan bahwa pohon tabebuya yang bermekaran di Magelang merupakan hasil dari swadaya masyarakat.
Gersangnya sepanjang jalan di Magelang membuat remaja karang taruna setempat memutar otak bagaimana supaya kota tersebut terlihat lebih hidup. Hal itu sejalan dengan program Walikota Sigit Widyonindito dalam program kepemimpinannya untuk mewujudkan sukses Program Magelang Kota Sejuta Bunga.
Selain membuat taman kota, Sigit juga menggalakkan penanaman berbagai pohon perindang yang memiliki bunga indah. Pada tahun 2016 warga Magelang yang sudah bermusyarawarah sepakat untuk menanam pohon Tabebuya. Kendati sudah ditanam dari tahun 2016, pohon ini baru bisa bermekaran serentak tahun ini.
"Kalau tahun-tahun lalu mekarnya tidak bersamaan. Baru seminggu ini mekarnya bareng-bareng," ungkap Slamet.
Ia menyampaikan bahwa dengan adanya pohon Tabebuya ini, selain untuk membuat kota lebih teduh dan tidak panas, pemandangannya juga bisa dinikmati oleh masyarakat luas.

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
