Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 3 November 2023 | 13.43 WIB

Bak di Negeri Sakura, Pohon Tabebuya yang Mekar di Jalanan Magelang Viral, jadi Spot Foto Warga

Mekarnya Pohon Tabebuya di Jalanan Magelang jadi daya tarik warga sekitar. - Image

Mekarnya Pohon Tabebuya di Jalanan Magelang jadi daya tarik warga sekitar.

JawaPos.com - Pemandangan cantik bunga warna-warni bak di Negeri Sakura terlihat menghiasi kota Magelang beberapa bulan ini. Pasalnya, pohon Tabebuya dengan warna merah muda, putih, kuning, dan ungu ini menghiasi sepanjang jalan perkampungan di Kota Magelang dan Kabupaten Magelang.

Pada pergantian musim baik dari penghujan ke kemarau maupun dari kemarau ke penghujan, tanaman Tabebuya ini memang akan tumbuh lebih lebat ditambah dengan bunga yang kian bermekaran.

Pantauan Radar Semarang (Jawa Pos Group), masyarakat Magelang dan sekitarnya berbondong-bondong mendatangi kawasan yang ditanami pohon bernama latin handroanthus chrysotrichus tersebut. Mekarnya tanaman yang berasal dari Brasil ini jadi daya pikat tersendiri bagi masyarakat Magelang dan sekitarnya untuk berswafoto di sekeliling pohon Tabebuya hingga menjadi viral di media sosial.

Warga asal Jogjakarta, Dwi Riyanto ini misalnya, ia datang langsung dari kota pelajar menuju ke Magelang karena penasaran dengan yang sedang viral di media sosial.

"Penasaran seindah apa sih, jadi saya langsung gas dari Jogjakarta. Dan emang bener, lokasinya bener-bener indah, meskipun ramai tapi tetap keren," tuturnya.

Miripnya pohon Tabebuya dengan pohon Sakura membuat suasana kota Magelang menjadi seperti berada di Jepang. Namun bila dilihat secara detail, bunga Tabebuya memiliki perbedaan signifikan bila dibandingkan langsung dengan bunga Sakura. Bunga Sakura memiliki ukuran lebih kecil umumnya 5-100 kelopak tergantung varietasnya, sedangkan Tabebuya berbentuk seperti terompet dengan panjang 5-8 cm.

Pohon Tabebuya ini bermekaran di sepanjang jalan protokol mulai dari kawasan Artos Magelang hingga Palbapang, Mungkid. Terlihat pula di sepanjang Jalan Soekarno-Hatta, Sawitan. Kemudian di Jalan Sarwo Edhi Wibowo, Jalan Ahmad Yani, sampai Jalan Pahlawan, Kota Magelang.

Di sepanjang jalan menuju Dusun Ngletoh, Payaman, Secang, pohon Tabebuya ini terlihat mulai bermekaran. Salah satu warga bernama Slamet Ismail mengungkapkan bahwa pohon tabebuya yang bermekaran di Magelang merupakan hasil dari swadaya masyarakat.

Gersangnya sepanjang jalan di Magelang membuat remaja karang taruna setempat memutar otak bagaimana supaya kota tersebut terlihat lebih hidup. Hal itu sejalan dengan program Walikota Sigit Widyonindito dalam program kepemimpinannya untuk mewujudkan sukses Program Magelang Kota Sejuta Bunga.

Selain membuat taman kota, Sigit juga menggalakkan penanaman berbagai pohon perindang yang memiliki bunga indah. Pada tahun 2016 warga Magelang yang sudah bermusyarawarah sepakat untuk menanam pohon Tabebuya. Kendati sudah ditanam dari tahun 2016, pohon ini baru bisa bermekaran serentak tahun ini.

"Kalau tahun-tahun lalu mekarnya tidak bersamaan. Baru seminggu ini mekarnya bareng-bareng," ungkap Slamet.

Ia menyampaikan bahwa dengan adanya pohon Tabebuya ini, selain untuk membuat kota lebih teduh dan tidak panas, pemandangannya juga bisa dinikmati oleh masyarakat luas.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore